Kembali Terjadi, Hakim Agung Kena OTT KPK, Berharap Tidak Ada Kasus Serupa Lagi

- Kamis, 22 September 2022 | 21:27 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Mahkamah Agung (MA).

Kali ini, salah satu pihak yang menjadi target dalam OTT adalah hakim agung.

Tentu, keterlibatan hakim agung yang mengakibatkan dirinya menjadi target dalam OTT kali ini membuat malu berbagai pihak, khususnya dalam dunia hukum.

"KPK bersedih harus menangkap Hakim Agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat ditemui tim suaramerdeka.com.

Baca Juga: Kembali Ditemukan Artefak Benteng Kuno VOC di Lintasan Proyek MRT Jakarta Fase II, Intip Penampakannya

Ghufron mengakui bahwa KPK turut prihatin atas hal yang telah terjadi. Pihaknya berharap tidak ada kasus serupa lagi.

"KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum. Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yg semestinya berdasar bukti tapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi Pilar keadilan bagi bangsa ternyata menjualnya dengan uang," ujarnya.

Wakil ketua KPK ini menuturkan bahwa sebenarnya sebelum terjadi OTT, KPK telah melakukan pembinaan integritas di lingkungan Mahkamah Agung.

Pembinaan ini dilakukan secara merata dan massif dari hakim hingga pejabat strukturalnya. Hal ini dilakukan dengan harapan tidak ada lagi korupsi di lingkungan MA.

Baca Juga: Tragis, Guru di Lombok Barat Diamuk Kades Karena Menghukum Murid

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditembak 4 Kali Masih Kuat, Brigadir J Disebut Sakti!

Sabtu, 17 September 2022 | 11:44 WIB

Bripda Ismi Aisyah Klarifikasi, Bukan Dia yang Menangis

Minggu, 4 September 2022 | 10:35 WIB
X