Perbaikan Bauran Energi Terus Didorong Pemerintah Untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

- Kamis, 22 September 2022 | 16:48 WIB
Menko Airlangga Hartarto. Foto ekon.go.id.
Menko Airlangga Hartarto. Foto ekon.go.id.

JAKARTA, suaramerdeka.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa energi alternatif atau renewable energy memiliki cost competitive yang setara.

Sekaligus dapat menjaga baseload yang diperlukan dalam pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan secara virtual oleh Menko Airlangga dalam acara The Cooler Earth Sustainability Summit 2022 yang diselenggarakan oleh CIMB Niaga, Rabu 21 September 2022 dikutip dari ekon.go.id.

Baca Juga: Abah Lala Goyang Ambyar Polda Jateng di HUT Ke-67 Lalu Lintas, Ini Pesan Kapolda Jateng

Pembiayaan hijau juga berperan penting dalam mendukung transformasi ekonomi hijau di Indonesia.

Terkait pembiayaan hijau tersebut, Menko Airlangga menjelaskan bahwa Pemerintah mendorong berbagai instrumen.

Antara lain Green Sukuk dan juga beberapa pemanfaatan dari refinancing Green Sukuk dengan pengembangan pembangunan fasilitas dan infrastruktur energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya, mikrohidro dan minihidro.

Baca Juga: Pertemuan Airlangga-Prabowo Bisa Dimaknai Jalin Komunikasi Politik untuk Pilpres 2024

“Instrumen alternatif seperti blended finance juga disiapkan, terutama skema pembiayaan dengan menampung dana dari filantropi atau swasta serta dari berbagai lembaga pengelola dana multinasional ataupun perencanaan seperti ADB atau World Bank. Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup juga telah didirikan untuk membantu pembiayaan pada program ekonomi hijau,” jelas Menko Airlangga.

Diperkirakan Indonesia membutuhkan investasi hingga tahun 2060 sebesar 77.000 triliun rupiah untuk mencapai berbagai target mencapai net-zero emmissions di tahun 2060.

Halaman:

Editor: Cun Cahya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh! Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kamis, 8 Desember 2022 | 16:55 WIB
X