UU PDP Bikin Konsumen Nyaman Bertransaksi Digital, Pengamat: Perlu Badan Pengawas Independen

- Selasa, 20 September 2022 | 19:59 WIB
UU PDP. (foto Aptek - Kominfo)
UU PDP. (foto Aptek - Kominfo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Disahkannya Undang Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) oleh DPR RI akan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Transaksi keuangan maupun bisnis, menjadi lebih aman dan nyaman.

“Konsumen akan lebih aman dan lebih mau bertransaksi lebih di platform yang menjamin keamanan data mereka. Makanya secara tidak langsung berdampak ke ekonomi melalui konsumsi yang lebih banyak,” kata Ekonom INDEF, Nailul Huda saat berbincang, Selasa, 20 September 2022.

Menurut Nailul, meski tidak sepenuhnya terlindungi, jika ada kebocoran, kita mampu menuntut pihak ketiga.

Baca Juga: Bisikan Halus Dewa Langit, 6 Zodiak Luar Biasa, Persoalan Tuntas, Rezeki dan Cuan Mengalir Deras

“Akhirnya menjadi disinsentif bagi pihak ketiga apabila datanya bocor. Maka mereka akan memperkuat keamanan data mereka,” ujar Nailul.

Kemudian untuk mengawasi proses ini, Nailul mengusulkan agar dibentuk badan pengawas yang independen.

“Badan pengawas perlindungan data pribadi seperti wasit yang memutuskan bersalah atau tidaknya pihak ketiga dalam kasus kebocoran data pribadi kita. Jadi memang perlu wasit yang lebih independen karena kasus kebocoran juga terjadi di platform milik pemerintah,” jelas Nailul.

Baca Juga: 6 Zodiak Ini Rezeki dan Cuan Nggak Bakal Seret, Ini Keberuntungan yang Mereka Raih, Salah Satunya Anda?

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan potensi ekonomi digital di indonesia.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 11:10 WIB
X