Ga Main-main, Ini 2 Motif Kuat Dugaan Penembakan Brigadir J: Ada Mafia Besar

- Sabtu, 17 September 2022 | 12:01 WIB
Ini alasan Ferdy Sambo dan Brigadir J. (Facebook Rohani Simanjuntak)
Ini alasan Ferdy Sambo dan Brigadir J. (Facebook Rohani Simanjuntak)

suaramerdeka.com - Motif kuat dugaan penembakan Brigadir J masih menjadi misteri besar bagi warganet.

Brigadir J tewas pada 8 Juli 2022 lalu karena ditembak Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

Meski sudah diketahui siapa penembak Brigadir J, motif utama dari pembunuhan sang ajudan masih belum diketahui.

Kini, muncul dugaan baru motif penembakan Brigadir J, yang disebut ada dua.

Baca Juga: Jurus Anti Buntung untuk 7 Zodiak, Bakal Raup Keberuntungan, Rezeki dan Cuan Menggelembung

Staf ahli Kapolri bidang Keamanan dan Politik, Muradi, meyakini bahwa kelompok "Kerajaan Sambo" dan "Konsorsium 303", yang terkait dengan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo, di internal Polri memang ada tetapi harus dibuktikan.

"Saya bilang dari awal itu perlu dibuktikan. Kalau saya memahami konteks itu ada. Jadi kalau kita cium, baunya ada. Bentuknya seperti apa, kita enggak bisa," kata Muradi yang dilansir dari sebuah sumber.

Bahkan, menurut Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran itu, para pimpinan di Polri pun diyakini mengetahui sepak terjang kelompok "Kerajaan Sambo" atau "Konsorsium 303"."Artinya bahwa sebenarnya apakah mereka (pimpinan Polri) tahu? Pimpinan saya yakin mereka tahu. Hanya memang selama itu tidak digunakan untuk hal yang sifatnya berlebihan ya," ujar Muradi.

Baca Juga: Doa, Hajat, dan Impian Enam Zodiak Bakal Terwujud, Kelimpahan Rezeki dan Cuan Jumlah Besar

Menurut Muradi, yang menjadikan Sambo dianggap sebagai perwira yang punya pengaruh besar di Polri adalah dia diduga mempunyai akses ekonomi.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengacara Kamaruddin Minta Oknum Jaksa Diperiksa

Jumat, 25 November 2022 | 16:48 WIB

RUU KUHP Segera Disahkan, Ini Komentar Ahli Hukum

Jumat, 25 November 2022 | 14:12 WIB
X