Mensos Cek Penyaluran BST, Bantuan yang Diterima KPM Tidak Sesuai yang Diberikan

- Selasa, 27 Juli 2021 | 20:29 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini berdialog dengan penerima manfaat dan pendamping saat mengecek penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Selasa (27/7)./suaramerdeka.com/dok
Menteri Sosial Tri Rismaharini berdialog dengan penerima manfaat dan pendamping saat mengecek penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Selasa (27/7)./suaramerdeka.com/dok

Ia tampak kecewa saat mengetahui harga telur di E-Warung lebih mahal jika dibandingkan dengan harga di pasaran.

“Harga telur di Jakarta Rp 22.000 perkilogram, mengapa di sini harganya Rp 24.000,” tanya Risma.

Menurutnya, harga komoditas pangan yang dibeli di E-Warung harus harga yang wajar.

Selain itu, Risma juga kecewa karena bantuan yang diterima KPM dalam bentuk paket dengan komoditas yang sama antara satu KPM dengan KPM lainnya.

Baca Juga: Tasyakuran Milad Ke-46, MUI Agar Menjadi Desainer Kehidupan Agama

Karena seharusnya, komoditas bahan pangan yang diterima KPM sesuai dengan kebutuhan masing-masing KPM.

“Aturannya, KPM tidak boleh diberikan barang dalam bentuk paket yang sama. Karena belum tentu barang itu sesuai dengan kebutuhan mereka. Misalnya KPM alergi telur, maka KPM bisa memilih daging atau yang lain," sambungnya.

Karena itu, dalam penyaluran bantuan ke depan, sistem penyaluran bantuan akan diubah.

Kementerian Sosial, lanjut dia, sudah menyiapkan sistem yang bisa digunakan oleh KPM untuk berbelanja bahan pangan di mana pun.

Baca Juga: Ada Tahapan Karantina, Vaksin Covid-19 Tak Bisa Langsung Dikirim ke Daerah

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X