Partai Demokrat Kota Magelang Bergejolak, DPAC-Ranting Nyatakan Mosi Tak Percaya Ketua DPC

- Selasa, 27 Juli 2021 | 18:39 WIB
Ketua DPAC PD Magelang Tengah, Robertus Prayogo (kiri) bersama tenaga ahli fraksi Fajar (tengah) dan Sekteraris DPAC PD Magelang Utara Heri Nugroho menunjukkan surat mosi tidak percaya kepada Ketua DPC PD Kota Magelang, Dian Mega Aryani yang telah dikirimkan kepada Mahkamah Partai Demokrat. (SM/Asef F Amani)
Ketua DPAC PD Magelang Tengah, Robertus Prayogo (kiri) bersama tenaga ahli fraksi Fajar (tengah) dan Sekteraris DPAC PD Magelang Utara Heri Nugroho menunjukkan surat mosi tidak percaya kepada Ketua DPC PD Kota Magelang, Dian Mega Aryani yang telah dikirimkan kepada Mahkamah Partai Demokrat. (SM/Asef F Amani)

“Dari masalah ini, kami menilai Ketua DPC telah melanggar Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat 2020 Pasal 98 ayat 1, 2, 3 tentang pengelolaan keuangan. Kami patut menduga beliau melakukan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dan penggelapan keuangan partai,” jelasnya yang berniat melaporkan dugaan penggelapan uang partai ini ke pihak kepolisian.

Masalah lain, sebut Robertus, tidak pernah melakukan rapat maupun koordinasi tingkat cabang, anak cabang, dan ranting selama Ketua DPC menjabat. Termasuk tidak difungsikannya seluruh pengurus DPC baik tingkat DPAC maupun ranting di setiap event-event pemilu (Pileg, Pilkada, Pilpres).

Baca Juga: Kiriman Vaksin Tersendat, Semarang Hadapi Kendala Capai Target Vaksinasi

“Hal ini membuat PD Kota Magelang menjadi kerdil dan cenderung tidak dapat berkembang. Dalam hal ini, ibu ketua telah melanggaran anggaran dasar partai pasal 86 dan anggaran rumah tangga partai tahun 2020 pasal 88. Kesimpulan akhir, kami menilai beliau sama sekali tidak menjalankan seluruh isi AD ART Partai Demokrat,” paparnya.

Ketua DPAC PD Magelang Selatan Ardiya Dayinta Purasari menambahkan, mosi tidak percaya ini didukung oleh segenap pengurus saat ini, mantan pengurus, dan mantan anggota dewan. Mereka mayoritas telah kecewa dengan kepemimpinan Dian Mega Aryani.

“Terus terang kami kecewa sejak beliau menjabat tahun 2018. Janji-janjinya tidak pernah ditepati. Sudah kami tegur berulang kali, tapi tidak membuahkan hasil. Kami sampaikan mosi tidak percaya ini semata demi partai yang diharap berjaya kembali di tahun 2024 mendatang,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB
X