Fasilitas Isolasi Terpusat Belum Banyak Terisi, Ganip Minta Pasien Covid-19 Jangan Ragu Manfaatkan

Red
- Senin, 26 Juli 2021 | 16:13 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito memberikan keterangan pers secara virtual. (humas Setkab / Agung)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito memberikan keterangan pers secara virtual. (humas Setkab / Agung)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Tingkat keterisian fasilitas isolasi terpusat bagi pasien COVID-19 di sejumlah tempat masih sangat kosong.

Padahal diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito, tempat isolasi terpusat di tiga lokasi di Jakarta, yakni RSDC Kemayoran, Rusun Nagrak dan Rusun Pasar Rumput bisa menampung hingga 10 ribu pasien.

"Kondisi sekarang hunian kecil, di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Kemayoran, Jakarta, hari ini tingkat keterisian tempat tidurnya sekitar 47 persen. Lalu di Rumah Susun Nagrak baru terisi 260 orang. Masih sangat kosong," kata Ganip Warsito dalam konferensi pers secara virtual yang dipantau dari aplikasi Zoom, Senin siang.

Baca Juga: Erick Thohir: Kuota Pembelian Obat Terapi Covid-19 Dibatasi, Cegah Aksi Penimbunan

Situasi serupa juga terjadi di Rusun Pasar Rumput Jakarta Selatan. Dari total 6 ribu kapasitas tempat tidur perawatan, baru terisi 110 orang.

Tak hanya terjadi di wilayah DKI Jakarta, tingkat keterisian fasilitas isolasi terpusat di Badung, Depok dan Tangerang juga mengalami hal yang sama.

"Situasi di Jabodetabek pun demikian. Bandung (Jawa Barat), Depok dan Tangerang, semua siap tampung masyarakat yang tanpa gejala dan gejala ringan," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ganip mengatakan tingkat keterisian tempat tidur perawatan pasien di fasilitas isolasi terpusat di Solo baru terisi 400 tempat tidur dari total kapasitas 1.700 tempat tidur.

Fasilitas serupa juga disiapkan di Yogyakarta dan Solo sebanyak 600 tempat tidur dengan memanfaatkan asrama Universitas Gajah Mada (UGM) maupun fasilitas yang dimiliki Kementerian PUPR.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LRT Kecelakaan di Cibubur, Diduga Human Error

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:52 WIB
X