Aturan Baru: Tes Antigen Bisa untuk Tracing, Semua Kontak Erat Wajib Karantina

- Senin, 26 Juli 2021 | 09:12 WIB
Tes antigen. (suaramerdeka.com / dok)
Tes antigen. (suaramerdeka.com / dok)

Sementara itu, seseorang yang teridentifikasi sebagai kontak erat baik yang bergejala maupun tidak bergejala wajib mengikuti pemeriksaan entry dan exit test.

Bila hasil tes antigen di hari pertama hasilnya negatif, dilanjutkan dengan tes PCR pada hari kelima untuk exit test.

"Bagi daerah yang tidak ada fasilitas lab PCR, pelaksanaan exit test bisa menggunakan antigen," ujar Maxi.

Baca Juga: Sekolah Swasta Masih Bisa Terima Peserta Didik Baru, Tak Diatur Khusus di PPDB

Selain upaya mempercepat testing dan testing untuk menemukan sebanyak mungkin pasien positif Covid-19 dan selanjutnya dilakukan penanganan, Maxi menambahkan Kemenkes bakal memperketat penanganan kontak erat.

Seluruh kontak erat dari kasus terkonfirmasi harus dikarantina sampai hasil tes menyatakan negatif agar gar tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat.

Seluruh orang yang tinggal serumah dan bekerja di ruangan yang sama dianggap kontak erat, sehingga, mereka wajib mengikuti pemeriksaan entry test dan dikarantina.

Pelacakan kontak erat juga menyasar orang-orang yang satu perjalanan, satu kegiatan keagamaan/sosial, dan riwayat makan bersama.

Pasien yang terlacak dengan gejala ringan dan tidak bergejala langsung diisolasi ke tempat isolasi terpusat.

"Sementara pasien gejala sedang dan berat akan dibawa ke fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," kata Maxi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X