Perpres No 20/2018 untuk Menambah Lapangan Pekerjaan

- Rabu, 25 April 2018 | 21:00 WIB
Foto: Okezone
Foto: Okezone

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lahirnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) semata untuk menanambah lapangan pekerjaan melalui perbaikan iklim investasi. Hal itu kembali ditegaskan Menaker M Hanif Dhakiri, di Jakarta, Rabu (25/4).

"Kita memperbaiki iklim investasi, agar arus modal asing terus meningkat. Sehingga, penciptaan lapangan kerja juga meningkat. Kita juga pastikan prosedur penggunaan tenaga kerja menjadi cepat dan efisien. Penyederhanaan izin ini tidak serta merta menghilangkan syarat kualitatif perizinan TKA,”  kata Hanif.

Ia minta masyarakat tidak perlu terlalu khawatir, Perpres TKA ini hanya mengatur atau menyederhanakan prosedur dari birokrasi perizinan TKA. Menurutnya, dalam aturan terbaru, prosedur mekanisne perizinan menjadi lebih cepat, tanpa menghilangkan prinsip-prinsip penggunaan TKA yang selektif.

“Kalau izin bisa keluar sehari kenapa harus nunggu seminggu atau sebulan?" ujarnya. Dikatakannya, dengan lebih mudahnya proses perizinan TKA tidak melonggarkan syarat masuk TKA di Indonesia.

“Syarat kualitatif tetap ada, misalnya TKA yang masuk harus dilihat dari sisi pendidikan, cuma boleh jabatan tertentu, membayar dana kompensasi hingga batas waktu kerja tertentu. Jadi, tetap ada syarat kualitatif yang diterapkan kepada TKA,” jelasnya.

Menaker memastikan, terbitnya Perpres tidak akan membuat jumlah TKA di Indonesia akan bertambah. TKA yang masuk akan tetap ditolak, bila tidak sesuai dengan prosedur yang ditentukan.

Editor: Fadhil Nugroho Adi

Terkini

Viral! Edy Mulyadi Hina Kalimantan, Begini Sosoknya 

Senin, 24 Januari 2022 | 14:34 WIB
X