Gus Yusuf: Eko Kuntadhi Harus Minta Maaf, Tak Cukup Hapus Cuitan Twitter

- Rabu, 14 September 2022 | 15:15 WIB
KH M Yusuf Chudlory (suaramerdeka.com / dok)
KH M Yusuf Chudlory (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlory turut menyatakan keprihatinannya kepada ulah pegiat media sosial Eko Kuntadhi.

Gus Yusuf, panggilan akrabnya, menuntut meminta maaf kepada keluarga dan publik.

Eko Kuntadi, sebaiknya tak sekadar menghapus postingan yang diunggah di media sosial.

“Kami sangat menyesalkan muncul kejadian ini, dan menuntut pelaku minta maaf. Jangan hanya menghapus twitter," ujar Ketua DPP PKB ini, Rabu 14 September 2022.

Baca Juga: Pakai 5 Tips Cepat Ini, Dijamin Bikin Suara Burung Kenari Gacor dan Jernih dalam 3 Hari

Sebelumnya, Eko memposting potongan video Ning Imaz Fatimatuz Zahra di akun twitternya.

Ning Imaz merupakan putri kiai dari Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur

Eko mengunggah potongan video Ning Imaz di twitter, saat sedang menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14.

Potongan video ini kemudian diunggah Eko namun ada keterangan atau caption penistaan.

Baca Juga: HUT Ke-26 suaramerdeka.com, Pesan CEO: Teruslah Berkolaborasi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X