Demo Tolak PPKM Tanpa Prokes, Mahfud MD Ancam Tindak tegas

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:29 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD. (istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)
Menkopolhukam Mahfud MD. (istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Aksi-aksi demonstrasi di beberapa daerah bergulir, menolak kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan akan ada tindak tegas jika demo yang berjalan tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Aksi demonstrasi yang tidak sesuai dengan prokes, membahayakan keselamatan masyarakat, serta melanggar hukum, kami akan menindak tegas,” ucap Menkopolhukam Mahfud MD dalam konferensi persnya, Sabtu (24/7).

Ia tak menampik pemerintah menyadari masyarakat pada dua ketakutan. Ada yang takut meninggal karena terpapar Covid-19, dan ada pula yang takut meninggal karena keadaan ekonomi.

Tak pelak, kemudian muncul gelombang resistensi kebijakan PPKM di beberapa daerah.

Baca Juga: Banyak Macam Kekerasan Seksual Belum Diatur KUHP, Komnas Perempuan: Korban jadi Sulit Menuntut Keadilan

Mahfud melanjutkan, tindakan penegakkan hukum diambil semata-mata dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat. “Sesuai dengan prinsip pengambilan keputusan, yaitu menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Mahfud.

Selain itu, Mahfud pun menegaskan bahwa pemerintah pasti mendengar aspirasi masyarakat. Namun dalam masa pandemi, penyampaian aspirasi itu harus dilakukan melalui medium yang mendukung protokol kesehatan.

Perlu diketahui, telah terjadi demonstrasi penolakan PPKM di Bandung pada Rabu (21/7). Massa aksi tersebut membuat keramaian dan kerumunan yang berujung pada ditangkapnya 150 orang oleh kepolisian setempat. Setelah diperiksa swab antigen, tujuh orang dinyatakan positif.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB

RK: Siap-siap Hidup dengan Covid-19 Sebagai Endemi

Selasa, 21 September 2021 | 17:32 WIB
X