PPKM Darurat Menjadi Tidak Efektif Karena Pemerintah Hanya Fokus Menerapkan Pembatasan di Kota Besar

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:57 WIB
Suasana sepi akibat PPKM Darurat (Nugroho Wahyu Utomo)
Suasana sepi akibat PPKM Darurat (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjadi tidak efektif karena pemerintah hanya fokus menerapkan pembatasan di kota besar.

Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi menyoroti pelaksanaan PPKM Darurat yang telah berlangsung sebelumnya.

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapan pemerintah.

Baca Juga: Hipmi Jateng: PPKM Darurat Korbankan 90 Persen Populasi Sosial Ekonomi Indonesia

Oleh sebab itu, lanjut Dedi Mulyadi, pemerintah harus mengubah pola pikir tentang apa itu PPKM.

"Diubah mindset pemerintah, di masa PPKM ini yang dijagain jangan jalan gede, tapi jalan kecilnya," kata Dedi Mulyadi, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, sabtu, 24 Juli 2021.

Selain itu, Dedi Mulyadi menambahkan, peran kepala daerah punya andil besar dalam penerapan PPKM.

Baca Juga: Penularan Covid-19 RI Masih Tinggi, Waspada Positivity Rate 30 Persen

Peran andil besar dari kepala daerah dalam pelaksanaan PPKM itu menurut Dedi Mulyadi adalah di tingkat RT harus ada logistik.

Selain itu dana desa ada dan itu bisa dimanfaatkan kebutuhan desa terutama untuk covid-19.


Artikel ini telah dimuat di pikiran-rakyat.com dengan judul: Dedi Mulyadi Ungkap Alasan PPKM Darurat Tak Efektif Diterapkan di Pedesaan: yang Dijagain Jangan Jalan Gede


https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-012267668/dedi-mulyadi-ungkap-alasan-ppkm-darurat-tak-efektif-diterapkan-di-pedesaan-yang-dijagain-jangan-jalan-gede

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X