Jawa-Bali Buka Peluang Relaksasi, Wiku Paparkan Data Covid-19 Sepekan

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 11:00 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA,  suaramerdeka.com - Perkembangan kasus positif pada 7 provinsi Jawa-Bali dalam 7 hari terakhir (15 - 21 Juli 2021) menunjukkan tren penurunan pada hampir seluruh provinsi.

Kecuali Bali yang kasus positifnya masih meningkat tiga hari terakhir, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, maupun Jawa Timur memperlihatkan tren menurun.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan angka-angka perkembangan ini menjadi dasar penilaian kesiapan kepada pemerintah daerah untuk masuk ke tahap relaksasi dari kebijakan pengetatan dengan melihat beberapa pertimbangan untuk melihat kesiapannya.

Dikatakan, dalam 7 hari terakhir, penambahan kasus harian mengalami penurunan dari angka tertinggi 56.757 kasus pada 15 Juli.

Baca Juga: Penularan Covid-19 RI Masih Tinggi, Waspada Positivity Rate 30 Persen

Kemudian, menurun hingga 33.772 kasus per hari pada 21 Juli atau turun sebesar 40 persen. Sejalan itu, angka kesembuhan menunjukkan peningkatan lebih dari 70 persen.

Sementara persentase kasus aktif mulai menurun dalam 3 hari terakhir dan persentase tingkat keterisian tempat tidur atau bed of ratio (BOR) harian nasional juga konsisten menurun dalam tujuh hari terakhir dari 76,26 persen menjadi 72,82 persen.

Pada perkembangan kesembuhan pada 5 dari 7 provinsi, kata Wiku, trennya meningkat, kecuali, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Keduanya menunjukkan tren penurunan.

Baca Juga: PPKM Darurat Perlu Dievaluasi Total, Pemerintah Harus Bersikap Jujur pada Rakyat

Di samping itu, tren angka kematian perlu diperbaiki mengingat hampir seluruh provinsi menunjukkan tren peningkatan, kecuali DKI Jakarta.

Khusus DKI Jakarta pada 21 Juli 2021 menunjukkan penurunan signifikan dari 268 kematian per hari menjadi 95 kematian per hari.

Sementara untuk perkembangan BOR harian, hampir seluruh provinsi telah menunjukkan penurunan kecuali Bali yang masih meningkat dalam 7 hari terakhir.

Untuk Bali, selain BOR kasus positif juga perlu menjadi perhatian untuk segera diperbaiki.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X