Penularan Covid-19 RI Masih Tinggi, Waspada Positivity Rate 30 Persen

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:00 WIB
 Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok) (Murdiyat Moko)
Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok) (Murdiyat Moko)

Saat ini perkembangan angka testing pun dalam setiap harinya menunjukkan angka yang dinamis. "Jika dilihat secara harian, akan sangat dinamis naik turunnya," kata Wiku.

Wiku menyebut per pekan ketiga Juli 2021, testing Indonesia sudah 4 kali melampaui standar WHO.

Namun ke depan, target nasional terkait testing mengedepankan prinsip prioritas yaitu mendahulukan suspek dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi.

Baca Juga: PPKM Perlu Dievaluasi Menyeluruh, Anggota DPR: Bukan Hanya Gonta-ganti Istilah

Prinsip prioritas ini untuk menurunkan angka positivity rate nasional. Dimana dalam melihat perkembangan data testing harian belum dapat menunjukkan gambaran secara menyeluruh kondisi testing secara nasional.

Untuk itu Pemerintah gencar melakukan 3T (testing , tracing dan treatment) selama masa PPKM Level 4 Covid-19.

Satgas meminta kerja sama setiap daerah untuk mencapai rasio target testing yang spesifik di tiap daerah berdasarkan angka positivity rate masing-masing kabupaten kota.

"Sekaligus pemberdayaan posko di tingkat komunitas untuk mencapai target tracing sebanyak 15 kontak per kasus konfirmasi," kata Wiku.

Wiku mengakui tantangan testing erat hubungannya dengan penambahan kasus konstan. Di mana rata-rata penambahan kasus harian di atas 10 ribu kasus dalam 1 bulan terakhir yang diperparah dengan kemunculan varian delta yang telah mencapai 661 kasus di Pulau Jawa-Bali saat ini.

Karakteristik varian delta mudah menular dan memberikan tekanan cukup besar pada fasilitas penyedia layanan kesehatan, laboratorium dan unsur lain yang menimbulkan keterlambatan pencatatan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X