Layanan Telemedicine Diperluas, Kini Menjangkau Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 08:00 WIB
Ilustrasi obat-obatan. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi obat-obatan. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Jangkauan penggunaan layanan telemedicine resmi diperluas Kementerian Kesehatan di lingkungan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Meski diperluan, penggunaannya baru menjangkau skala perkotaan. Layanan ini awalnya diuji coba di DKI Jakarta, lalu diperluas hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Kemenkes lantas memperluas lagi hingga Karawang, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kota Malang, dan Kota Denpasar.

Ada 11 platform telemedicine di Indonesia yang bekerjasama dengan Kemenkes antara lain Halodoc, YesDok, Alodokter, Klik Dokter, SehatQ, Good Doctor, Klinikgo, Link Sehat, Milvik, Prosehat, dan Getwell.

Baca Juga: Penutupan 27 Exit Tol di Jateng Diperpanjang

Seperti diungkapkan, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg. Widyawati, MKM awal dari layanan telemedicine ini gratis adalah proses pengambilan dan pemeriksaan sampel di laboratorium.

“Untuk mendapatkan layanan ini, pasien harus melakukan tes PCR/Antigen di laboratorium yang telah terafiliasi dengan sistem New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan,” katanya, dilansir dari laman resmi Kemenkes.

Jika hasilnya positif dan laboratorium penyedia layanan test Covid-19 melaporkan data hasil pemeriksaan ke database Kementerian Kesehatan (NAR), maka pasien akan menerima pesan Whatsapp dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.

Baca Juga: Mendikbudristek Harap Anak-Anak Tetap Sabar Hadapi PJJ

Namun, apabila tidak mendapatkan WA pemberitahuan, pasien bisa memeriksa NIK secara mandiri di situs https://isoman.kemkes.go.id.

Setelah dapat pesan pemberitahuan, pasien bisa melakukan konsultasi secara daring dengan dokter di salah satu dari 11 layanan telemedicine.

Caranya tekan link yang ada di pesan WA dari Kemenkes atau di link yang muncul saat pengecekan NIK mandiri di situs https://isoman.kemkes.go.id/panduan, lalu memasukkan kode voucher supaya bisa konsultasi dan dapat paket obat gratis.

Sebelum berkonsultasi, pasien harus menginformasikan bahwa dirinya adalah pasien program Kemenkes.

Selesai konsultasi, dokter akan memberikan resep digital sesuai kondisi pasien. Hanya pasien kategori isoman, yang akan mendapatkan obat dan vitamin secara gratis.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X