Varian Delta Kian Mengancam, Puan Berharap Segera Ada Vaksin Anak di Bawah Usia 12 Tahun

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 07:30 WIB
Petugas menyuntikkan vaksin kepada siswa di halaman SMP N 15 Semarang. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)
Petugas menyuntikkan vaksin kepada siswa di halaman SMP N 15 Semarang. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Virus Covid-19, terlebih varian Delta, telah banyak menyerang anak-anak tanpa mengenal usia.

Dengan kondisi ini, Ketua DPR RI Dr.(H.C) Puan Maharani berharap, segera ada vaksin untuk anak di bawah 12 tahun.

Dia menyebutkan, setidaknya sudah 775 anak Indonesia (1 persen) meninggal karena Covid-19, dengan rincian 0,5 persen usia 0-5 tahun, dan 0,5 persen lainnya usia 5-18 tahun.

“Kami bersyukur sekarang anak usia 12-17 tahun sudah bisa divaksin. Tentu kita berharap ke depan segera ada vaksin untuk anak-anak usia di bawahnya, karena varian Delta ini sudah banyak menginfeksi anak-anak tanpa mengenal usia,” kata Puan dalam keterangan persnya dalam peringatan Hari Anak Nasional, Jumat (23/7/2021).

Setidaknya, dari data Satgas Covid-19, per hari ada 12,8 persen anak Indonesia berusia 0-18 tahun terinfeksi Covid-19.

Baca Juga: Mendikbudristek Harap Anak-Anak Tetap Sabar Hadapi PJJ

Artinya, satu dari delapan orang yang terpapar virus Covid-19 adalah anak-anak. “Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan keselamatan anak-anak Indonesia,” ujar Puan.

Oleh karena itu, mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tersebut berharap segera ada vaksin Covid-19 untuk anak-anak  Indonesia di bawah 12 tahun, terlebih sejumlah negara lain juga sudah memulainya.

Menurutnya, vaksin untuk anak tidak semata-mata menyangkut soal keselamatan anak, tetapi juga proses belajar anak ketika pembelajaran tatap muka diberlakukan di sekolah.

Baca Juga: Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gaji untuk Bantu Penanganan Covid-19

“Tentu kami tidak mau anak-anak kita di bangku SD (bawah 12 tahun), terkendala belajarnya karena belum ada vaksin untuk mereka,” ujar politisi PDI-Perjuangan itu.

Selama belum ada vaksin untuk anak-anak  Indonesia di bawah 12 tahun, Puan berharap para orang tua untuk melindungi buah hatinya dengan meningkatkan imunitas anak dan menjaga protokol kesehatan di lingkungan rumah.

“Sementara ini jangan bawa anak-anak makan di luar atau berkunjung ke keluarga lain. Orangtua juga kalau habis keluar rumah wajib membersihkan diri, sebelum memeluk dan mencium anak-anaknya,” kata Puan.

Baca Juga: Penutupan 27 Exit Tol di Jateng Diperpanjang

Soal vaksinasi anak 12-17 tahun yang sudah berjalan, Puan juga meminta proses tersebut dipercepat, agar target vaksinasi 26,7 juta anak remaja bisa selesai akhir 2021 nanti.

“Di sinilah perlu peran orangtua agar turut membawa anak remajanya (12-17 tahun) saat mau divaksin. Kalau orangtuanya sudah duluan divaksin, agar menyempatkan waktu mendampingi anak-anaknya ke tempat vaksin.” ujar Puan.

Data Kemenkes per tanggal 21 Juli, dari 26,7 juta sasaran vaksin anak 12-17 tahun, yang mendapat dosis pertama baru 540.018 anak. Sementara pada pemberian dosis dua baru 37 anak.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X