Lihat Kuat Maruf Ancam Brigadir J Pakai Pisau, Ini Reaksi Bripka RR Diungkapkan Kuasa Hukum

- Selasa, 13 September 2022 | 15:31 WIB
Bripka RR/Tangkapan layar YouTube Polri TV Radio
Bripka RR/Tangkapan layar YouTube Polri TV Radio

JAKARTA, suaramerdeka.com - Terungkap pernyataan dari Bigadir Kepala (Bripka) Ricky Rizal (RR) terkait Brigadir J atau Yosua dengan Kuat Maruf yang bersitegang di rumah Magelang, Jawa Tengah Kamis (7/7).

Diungkapkan Kuasa hukum Bripka Ricky Rizal, Erman Umar, Selasa (13/9), kliennya sempat melihat sopir Ferdy Sambo, Kuat Maruf memegang pisau untuk mengancam Brigadir J agar tidak menemui Putri Candrawathi di lantai dua.

"Kemudian dia (Brigadir J) balik lagi agak memaksa mau masuk ke (kamar) ibu Putri, lalu dihalangi Kuat Ma'ruf pakai pisau. Ya, sudah klien saya lihat ke atas," ujar Erman seusai dihubungi, Selasa (13/9), dikutip dari TVonenews.

Baca Juga: Muncul dengan Akun Baru, Hacker Bjorka Siap Buka-Bukaan Data Pertamina, Siapa Lagi yang Bakal Terseret?

Bripka Ricky kepada Erman mengaku saat itu menanyakan apa yang terjadi kepada Putri Candrawathi. Namun tidak mendapat jawaban. Putri Cadrawathi, diungkapkan Erman, justru meminta Bripka RR untuk memanggil Brigadir J ke ruangannya.

"Klien saya tanya ke Ibu Putri ada apa? Namun, tak ada jawaban, malah ingin bertemu Yosua," tambahnya.

Saat itu, Bripka Ricky Rizal lantas memanggil Brigadir J untuk bertemu Putri Candrawathi.

Baca Juga: Diminta Buka Kasus Sambo, Bjorka Senggol Mendagri Tito Karnavian: Ferdy Sambo 'Orang Anda'

Perbincangan antara Brigadir J dengan Putri Candrawathi berlangsung sekitar lebih kurang 15 menit. Namun, Bripka Ricky mengaku tidak mendengar suara apa pun karena pintunya ditutup.

Bripka RR sempat menanyakan apa yang terjadi, kenapa Putri memanggil Yosua ke ruangannya. "Setelah itu, dia tanya kepada Yosua tentang apa yang terjadi. Namun, Yosua mengatakan tidak terjadi apa-apa," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X