Amoroso Katamsi Meninggal, Keluarga Besar Pramuka Berduka

- Rabu, 18 April 2018 | 08:57 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Keluarga besar Gerakan Pramuka berduka. Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 2003-2008, Laksma (Purn) Dr. Amoroso Katamsi meninggal dunia pada Selasa (17/4) dini hari.

Ketua Kwarnas Gerakan Adhyaksa Dault menyampaikan duka sedalam-dalanya atas meninggal dunianya pameran Soeharto pada film G30S/PKI. Adhyaksa mengenal Amoroso sebagai sosok yang juga mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, keluarga besar Gerakan Pramuka berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya kakak kami, Kak Amoroso Katamsi. Beliau pejuang tanpa pamrih, beliau istikamah membina adik-adik Pramuka dengan ikhlas," kata Adhyaksa Dault dalam sambutannya di hadapan para pelayat di kediaman almarhum, Jakarta Selatan.

Menurut Adhyaksa, sepanjang hidup Amoroso selalu didedikasikan untuk Gerakan Pramuka. Ia tidak hanya dikenal di kalangan Pramuka, tetapi juga masyarakat luas. Amoroso Katamsi tercatat pernah menjadi Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka dua periode, yakni tahun 2003-2008 dan 2008-2013. "Beliau orang baik, insya Allah berakhir dengan husnul khatimah. Mudah-mudahan Allah swt. lapangkan kuburannya dan menempatkannya di surga Firdaus," harap Menpora periode 2004-2009 ini.

Sosok Amoroso Katamsi tak hanya piawai dalam berakting. Adiknya, Bambang Kastowo mengungkapkan bahwa kakaknya itu juga seorang dokter spesialis penyakit jiwa sekaligus tentara. Presiden kedua RI, Soeharto memberikan pangkat kehormatan bintang pertama kepada pemeran Panglima Komando Strategi Angkatan Darat tersebut dalam film Pengkhianatan G 30 S-PKI.

Bambang menambahkan, Amoroso sejak muda sudah aktif berorganisasi seperti di Gerakan Pramuka. Saat mahasiswa, Amoroso bergabung dengan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Terakhir di Gerakan Pramuka, Amoroso menjabat sebagai Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka dua periode, yakni 2003-2008 dan 2008-2013.

"Alhamdulillah dalam keluarga beliau itu semuanya bisa. Diborong semuanya. Dari kecil hobinya seni, menyanyi, baca puisi, dan drama. Beliau dari muda sudah aktif dalam organisasi Pramuka, waktu mahasiswa juga aktif di HMI. Sampai sekarang sering reuni dengan sesama Pramuka," katanya.

Editor: Andika

Terkini

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X