Waduh, Akun Bjorka Kembali Rilis Data Hack, Kali ini 105 Juta Pemilih KPU dan Dijual Rp74 Juta

- Kamis, 8 September 2022 | 11:18 WIB
Unit Keamanan dan Perlindungan Retas Komputer Intelijen Israel  (Nugroho Wahyu Utomo)
Unit Keamanan dan Perlindungan Retas Komputer Intelijen Israel (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Setelah sebelumnya membuat heboh karena mengunggah data NIK yang bocor dari provider milik Kominfo, kini KPU jadi korban.

Bjorka, sebuah akun anonim di jagat maya membocorkan data 105 juta data pemilih milik KPU pada siteus breached.to, Selasa 6 September 2022 lalu.

Data itu dijual seharga Rp74 juta dalam file berikuran 4 GB.

Bahkan dalam rilisnya, Bjorka membuka akses telegram grup untuk mengecek validitas data tersebut.

Baca Juga: Duh, 2 Produk ABC Ditarik dari Pasar Singapura, Rupanya Mengandung Ini

Cukup memberikan data NIK atau nama, maka Bjorka akan memberikan balasan dengan spesifikasi lengkap.

Seperti nama dan nomor ID provinsi, kota, kecamatan, serta nomor tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC Dr. Pratama Persadha memberikan konfirmasinya atas kasus ini.

Ia melihat bahwa kebocoran yang terjadi sama halnya dengan data Tokopedia atau registrasi SIM Card sebelumnya.

Baca Juga: Tarif Ojol Naik 2 Hari Lagi Imbas BBM yang Sudah Duluan, Cek Harga Terbarunya di Semua Area

Halaman:

Editor: Wahyu Asyari Muntoha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X