Konflik PPP Diharap Tak Merembet ke DPW dan DPC, Bisa Picu Perpecahan

- Kamis, 8 September 2022 | 07:45 WIB
Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Muhamad Ngainirrichadl. (suaramerdeka.com / dok PPP)
Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Muhamad Ngainirrichadl. (suaramerdeka.com / dok PPP)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Konflik yang terjadi di DPP partai Persatuan Pembangunan (PPP) diharap tak merembet ke daerah (DPW dan DPC).

Hal itu berkaitan dengan memanasnya DPP PPP lantaran Suharso Monoarfa yang menolak tunduk pada hasil Mukernas yang memberhentikan dirinya sebagai ketua umum.

Dalam perkembangannya, Suharso Monoarfa mengaku masih menjabat sebagai Ketum PPP meski sudah ada keputusan Mukernas tersebut.

Baca Juga: Aksi Damai Dukung Penyesuaian Harga BBM, Massa Minta Pengalihan Subsidi Dikawal Ketat

Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Muhamad Ngainirrichadl menuturkan, jika terjadi friksi atau konflik di level daerah maka jelas akan merugikan parpol.

Apalagi saat ini parpol di seluruh Indonesia, termasuk PPP, sudah mempersiapkan diri menghadapi tahapan pemilu 2024.

"Di Jateng tetap satu. Tak ada friksi itu. Saya berharap konflik hari ini di DPP tak sampai berimbas ke DPW dan DPC," ujar Richadl yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Jateng ini, Rabu 7 September 2022.

Baca Juga: Mukjizat Sedekah, 4 Shio Pelit Ini Batal Miskin Meski Uang Habis, Rezeki Justru Datang Bertubi-tubi

Ia menjelaskan saat ini tahapan pemilu 2024 sudah dimulai, di mana PPP juga telah melakukan verifikasi keikutsertaan parpol di KPU.

Di sisi lain, konsolidasi internal juga terus dilakukan agar berhasil mencapai target di kontestasi Pemilu di 2024 mendatang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X