Testing, Tracing dan Treatment Masif Mulai 25 Juli, Luhut: 70.000 Ribu Tracers Dilibatkan

- Jumat, 23 Juli 2021 | 17:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Team smcom04)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Team smcom04)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Testing, Tracing dan Treatment (3T) akan kembali digencarkan pemerintah mulai Sabtu 25 Juli 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan ketiga proses tersebut akan dilakukan secara masif. Tujuannya tak lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya varian Delta.

“Sekarang ini ada program testing, tracing, dan treatment itu tujuannya juga untuk memutus mata rantai dari Delta varian ini,” tutur Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip suaramerdeka.com dari Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube tvOneNews, Jumat, 23 Juli 2021.

Dia menyebutkan bahwa ketiga proses tersebut akan mulai dilakukan secara masif.

Baca Juga: Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

“Itu secara masif akan kami laksanakan mulai nanti hari Sabtu (25 Juli 2021),” ucap Luhut Binsar Pandjaitan.

Adapun, seluruh persiapan untuk program 3T telah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu, yang melibatkan puluhan ribu tracers.

“Persiapannya sudah empat hari terakhir ini, kita akan melibatkan mungkin hampir 70.000 tracers,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.

“Jadi kita akan bekerja bersama-sama TNI, Polri, dan juga nanti Puskesmas. Nah itu sekaligus nanti vaksinasi,” tutur Luhut Binsar Pandjaitan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB

Ecofarming Tekan Biaya Produksi Hingga 70 Persen

Senin, 20 September 2021 | 16:40 WIB
X