Pandemi Melandai, Pasien Isoman di DIY Disarankan Pindah ke Shelter

- Jumat, 23 Juli 2021 | 16:39 WIB
Ilustrasi tempat isolasi mandiri pasien Corona. Foto/Antara
Ilustrasi tempat isolasi mandiri pasien Corona. Foto/Antara

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri belakangan trennya cenderung turun.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengungkapkan, pekan lalu jumlah pasien isoman ada sekitar 28 ribu namun sekarang hanya kisaran 25 ribu orang.

"Jumlah pasien isoman turun karena ada yang sudah sembuh, ada juga yang pindah ke shelter. Harapannya memang kalau bisa di shelter saja karena kondisi disana memenuhi syarat, dan ada nakes yang mengawasi," kata Aji, Jumat (23/7).

Karena itu dia menyarankan kepada warga yang positif Covid-19, jika keadaannya tidak sangat terpaksa agar menjalani prosedur isolasi di shelter daripada dirawat di rumah. Terlebih jika kondisi pasien membutuhkan oksigen.

Baca Juga: Jateng Raih Peringkat I Pelaporan Berbasis SIMEP Perlindungan Anak

"Penempatan pasien di shelter tidak dilihat dari KTP-nya, walapun pendatang juga bisa masuk. Silakan ikuti prosedur dengan lapor ke puskesmas, selanjutnya akan diidentifikasi apakah butuh dirawat di rumah sakit atau isolasi di shelter, nanti puskesmas yang merujuk," terangnya.

Sementara itu berdasar data Dinas Sosial (Dinsos) DIY, saat ini ada 55 shelter yang berbayar maupun gratis. Sebanyak 32 shelter diantaranya didirikan oleh Dinsos dengan daya tampung 816 orang.

Sama halnya, dia pun menganjurkan agar pasien isoman dipindah ke shelter agar kondisinya bisa termonitor.

Baca Juga: Angka Kematian Pasien Corona Harian Capai 1.449, Indonesia Top Ranking Menyalip Brasil

"Kita buka shelter mulai 1 Juli. Sampai hari ini yang aktif dan ada penyintas baru 19 shelter dengan tingkat keterisian 295 pasien," kata Endang.

Selain itu juga ada 12 tempat isolasi yang disediakan oleh perguruan tinggi, dan hotel. Untuk shelter berbayar ini, ketentuan tarifnya ditentukan oleh masing-masing pengelola.

Dalam hal ini, peran Dinsos hanya selaku koordinator.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X