Bendung Radikalisme, Literasi Digital dan Nilai Kebangsaan Generasi Muda Perlu Ditingkatkan

- Selasa, 6 September 2022 | 07:15 WIB
ilustrasi literasi digital. (suaramerdeka.com / dok literasidigital.id)
ilustrasi literasi digital. (suaramerdeka.com / dok literasidigital.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Untuk mencegah potensi ancaman paparan radikalisme terhadap generasi penerus bangsa di masa datang, literasi digital generasi muda ke arah pemanfaatan yang positif perlu ditingkatkan.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan tingginya potensi paparan radikalisme terhadap kalangan urban, gen Z dan mereka yang aktif di internet. Pencegahan sedini mungkin harus segera dilakukan.

Karena pentahapan radikalisme saat ini dimulai dari keberadaan kelompok-kelompok kecil yang tidak terafiliasi kelompok teror.

Baca Juga: Putri Candrawathi Kembali Ungkap Alasan Pelecehan, Pakar: Ini Sakit atau Pura-pura Sakit?

Namun membangun ketertarikan ideologi hingga kemudian menumbuhkan fase radikalisasi dan mengglorifikasi kegiatan-kegiatan untuk akhirnya bergabung dengan kelompok teror.

Menurut Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat kondisi tersebut harus segera disikapi serius para pemangku kepentingan.

Caranya, lewat langkah-langkah strategis yang mampu menandingi derasnya arus paham radikalisme.

Baca Juga: Kondisi Tak Fit, Juventus Tak Akan Diperkuat Angel Di Maria Lawan PSG

Di antaranya, membanjiri ruang digital dengan nilai-nilai kebangsaan dan nilai luhur warisan para pendiri bangsa lainnya.

"Potensi ancaman terhadap generasi penerus bangsa terkait paparan radikalisme yang masif di ruang-ruang digital harus segera disikapi dengan langkah nyata untuk mencegah meluasnya nilai-nilai yang mengancam jati diri anak bangsa itu," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X