Provinsi Jawa-Bali Masih Level 4, BOR Jawa Tengah Sudah Turun

- Jumat, 23 Juli 2021 | 09:24 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. (covid19.go.id)
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. (covid19.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com -  Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga kini, belum ada perubahan level situasi pandemi pada seluruh provinsi di Jawa-Bali.

Tujuh provinsi masih di situasi level 4 Covid-19, baik untuk seluruh maupun sebagian kabupaten/kota di wilayah tersebut.

Sementara keterisian tempat tidur/Bed Occupancy Rate (BOR) di tingkat provinsi relatif menurun, walaupun sebagian besar provinsi di Jawa-Bali masih di level kapasitas respons  baik DIY, Banten, DKI Jakarta, maupun Jawa Timur.

Dari analisa data Covid-19 per 18 Juli 2021 rata-rata nasional BOR isolasi dan ICU tercatat 64,57 persen, di mana 5 provinsi memiliki BOR di atas 70 persen, 12 provinsi memiliki BOR 50,01-69,9 persen dan 7 provinsi memiliki BOR di bawah 50 persen.

Baca Juga: Inmendagri Nomo 22 Tahun 2021 Dikeluarkan, Tito Tekankan Upaya Penguatan 3T

Menurut Nadia tingkat keterisian tempat tidur provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah menurun hingga di bawah 80 persen.

Jadi, kapasitas respons perawatan yang semula terbatas menjadi sedang. BOR Jawa Tengah terjadi penurunan dari 86 persen menurun hingga 78 persen.

Yang menggembirakan, kebanyakan kabupaten/kota di Jawa Tengah juga menurun atau relatif tetap dibandingkan minggu sebelumnya, dengan pengecualian Kabupaten Pekalongan.

Kabupaten ini justru mengalami peningkatan BOR dari 77,6 persen menjadi 82,9 persen, kendati Pemkab setempat sudah menambah jumlah tempat tidur menjadi 98 dari minggu sebelumnya sebanyak 87.

Baca Juga: PPKM Mikro Diperpanjang, Diperkuat Inmendagri Nomor 23 Tahun 2021

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X