Masyarakat Jangan Takut Vaksin, LaNyalla: Banyak Hoaks di Medsos

- Kamis, 22 Juli 2021 | 20:39 WIB
ilustrasi lawan hoaks. Ilustrasi/Kominfo
ilustrasi lawan hoaks. Ilustrasi/Kominfo

Menurut dia, vaksin akan melindungi tubuh agar gejala yang ditimbulkan menjadi jauh lebih ringan ketika terpapar dan masa penyembuhannya pun menjadi lebih cepat.

Kendati demikian, ia meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang kasus kematian warga tersebut.

LaNyalla mengimbau perlu penjelasan yang komprehensif agar kekhawatiran masyarakat berkurang, termasuk prosedur vaksin yang harus ditekankan dengan mengecek riwayat penyakit bawaan calon penerima vaksin.

“Fenomena yang muncul sekarang ini banyak masyarakat takut atau tidak percaya dengan vaksin. Apalagi ditambah dengan banyaknya informasi hoaks yang beredar di media sosial. Oleh karenanya diperlukan penjelasan yang meyakinkan dan sosialisasi masif bahwa vaksin ini aman,” tutur mantan Ketua Umum PSSI tersebut.

Baca Juga: Semangat Patriotisme dan Solidaritas, Dandim Madiun Bersama Kapolres Door to Door Bagikan Sembako

LaNyalla juga menyoroti isu soal efektivitas vaksin Sinovac Biotech yang dipertanyakan setelah banyak tenaga kesehatan terinfeksi Corona usai divaksin sepenuhnya.

Ia menegaskan, masyarakat lebih baik tidak membuat asumsi pribadi dan menyebut vaksin Sinovac tidak efektif karena perlu ada uji klinis untuk membuktikannya.

“WHO juga tidak pernah membuat pernyataan bahwa vaksin yang saat ini beredar tidak efektif. Dan walaupun memang beberapa negara tidak menggunakan Sinovac, tapi Chili telah melakukan studi efektivitas vaksin ini,” kata dia.

“Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah memberikan izin penggunaan vaksin Sinovac. Percayalah pemerintah pasti bertujuan baik. Tidak mungkin pemerintah membahayakan rakyatnya sendiri,” kata LaNyalla menambahkan.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X