Penurun Covid-19 Perlu Ditingkatkan Lagi

- Kamis, 22 Juli 2021 | 19:46 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peningkatan testing perlu jadi salah satu hal yang kita perhatikan, jumlah orang yang diperiksa yang mengalami penurunan dalam empat hari terakhir perlu untuk segera dikejar untuk meningkat kembali.

Karena semakin tinggi testing semakin banyak kasus yang dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini. hal lain yang perlu jadi fokus ialah kematian.

Angka kematian yang mengalami kenaikan selama 7 hari terakhir ini patut dijadikan refleski kita bersama terlebih sudah enam hari berturut-turut kematian kita mencapai angka lebih dari seribu tiap harinya.

“Ini tidak bisa ditoleransi lagi karena ini bukan sekedar angka. Didalamnya ada kerabat, keluarag, kolega dan orang-orang tercinta yang pergi meninggalkan kita. Kasus positif yang turun dan kesembuhan yang meningkat harus diikuti dengan kematian yang turun pula,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid 19, Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers perkembangan penanganan Covid 19 di youtube Lawan Covid 19 ID, Kamis (22/7).

Baca Juga: Forki Salatiga Siap Ikuti Kejurprov Karate

Selain itu zonasi resiko tingkat kabupaten kota saat ini menunjukan perkembangan ke arah yang baik. Saat ini kabupaten kota dengan zona resiko tinggi menjadi yang terbvanyak sepanjang pandemi yaitu 180 kabupaten kota.

Adapun zonasi ini didominasi kabupaten dan kota dari provinsi jatim sebanyak 33 kabupoaten kota, jateng sebanyak 29 kabupaten kota dan jabar sebanyak 21 kabupaten kota.

Untuk itu perlu dipastikan sebelum dilakukan pembukaan bertahap, kita wajib bergotong royong dalam meningkatkan testing dan menurunkan angka kematian.

Perkembangan yang sudah baik seperti kasus positif, kasus aktif dan BOR harian yang menunjukan penurunan serta kesembuhan yang meningkat harus terus dipertahankan. Dengan begitu zonasi resiko wilayah-wilayah yang saat ini ada di zona merah agar bisa membaik dan berpindah ke zona oranye dan zona kuning.

Jika dilihat dari tujuh provinsi jawa-bali yang melaksanakan PPKM darurat. Perkembangan selama tujuh hari terakhir masih menunjukan fluktuasi. Dalam menilai kesiapan daerah pembukaan bertahap kita perlu melihat perkembangan kasus positif, kesembuhan dan kematian serta BOR.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

BPJPH Dukung Pengembangan Produk Kosmetik Halal

Rabu, 28 Juli 2021 | 23:17 WIB

NPHD Ditandangani, Dana KONI Segera Cair

Rabu, 28 Juli 2021 | 21:16 WIB
X