Percepatan Distribusi Bansos, Wapres Minta Perbaikan Data Penerima Manfaat Dipercepat

- Kamis, 22 Juli 2021 | 15:34 WIB
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. SM/Dok. Wapres
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. SM/Dok. Wapres

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendorong proses perbaikan data masyarakat penerima bantuan sosial dapat dipercepat.

Hal itu kata Wapres agar proses distribusi dapat berjalan lancar. Sehingga proses distribusi bantuan sosial di berbagai daerah harus lebih dioptimalkan.

"Masih rendahnya penyaluran bantuan sosial, memerlukan dukungan pemerintah Jawa Timur untuk melakukan percepatan melalui perbaikan data para penerima manfaat,” ujar Wapres saat memberikan pengarahan kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur secara virtual, Rabu 21 Juli 2021.

Wapres mengatakan, untuk menanggulangi pandemi Covid-19 memang diperlukan tenaga yang lebih banyak dan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat.

Baca Juga: Kawasan Malioboro Mulai Dibuka Terbatas, Wisawatan Tetap Tak Boleh Masuk

“Saya sangat mengetahui bahwa semua pihak telah bekerja keras dan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Tapi pandemi Covid-19 ini memang membutuhkan ekstra kerja keras dan kerja sama, bahu membahu antara pusat dan daerah,” ujarnya.

Langkah ini dilakukan Wapres sebagai upaya untuk mewujudkan sinergi yang lebih ideal antara pemerintah pusat dan daerah.

“Saya ingin mendorong dan memfasilitasi agar koordinasi antar pemerintah pusat dan daerah dapat terlaksana lebih baik lagi,” ungkap Wapres.

Wapres berharap agar koordinasi yang terus diupayakan pemerintah pusat dan daerah dapat menghasilkan solusi dan dapat dilaksanakan dengan baik oleh pihak-pihak yang terkait.

Baca Juga: Tersangka Korupsi Bank Jogja Bertambah Jadi 5 Orang

“Kita ingin hal-hal yang menjadi hambatan, kita coba cari (solusinya) supaya semuanya bisa berjalan dengan baik,” harap Wapres.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memaparkan perkembangan bantuan sosial kepada masyarakat, yaitu penyaluran dana desa yang sudah tersalurkan lebih dari 50% dan akan terus ditingkatkan lagi penyerapannya

“Dihitung dari 30 kabupaten/kota, maka total penyaluran 50,46%. Jadi, kondisinya sudah lebih dari 50% untuk penyaluran dana desa,” papar Khofifah.

Baca Juga: Eros Djarot Tengah Happy, Rayakan Ultah ‘Ke -17’ Tahun

“Pencairan BLT dana desa yang sudah ke rekening kas dana desa total bulan Januari hingga Juli sudah tersalurkan Rp 14,630 miliar, dan akan ditingkatkan lagi penyerapannya,” imbuh Khofifah.

Turut hadir secara virtual Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito, serta para anggota Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur.

Sementara itu, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar dan Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Tol Semarang-Demak Gunakan Bambu sebagai Matras

Kamis, 23 September 2021 | 02:09 WIB

Purbalingga dan Jepara Hentikan PTM

Kamis, 23 September 2021 | 02:03 WIB

Hidupi 80 Nenek Sebatang Kara

Kamis, 23 September 2021 | 01:52 WIB

Uang Suap Dicatat Bantuan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 01:40 WIB

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB
X