Kawasan Malioboro Mulai Dibuka Terbatas, Wisawatan Tetap Tak Boleh Masuk

Red
- Kamis, 22 Juli 2021 | 15:30 WIB
Suasana lengang tampak di sektor utara pedestrian Malioboro pada penerapan PPKM Darurat hari pertama, Sabtu (3/7). (Suaramerdeka.com/dok)
Suasana lengang tampak di sektor utara pedestrian Malioboro pada penerapan PPKM Darurat hari pertama, Sabtu (3/7). (Suaramerdeka.com/dok)


YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Winarto mengungkapkan penyekatan di akses masuk kawasan Malioboro tidak lagi ditutup selama 24 jam tetapi dibuka terbatas untuk periode waktu tertentu.

“Penyesuaian penyekatan di kawasan Malioboro sudah dilakukan sejak Rabu (21/7) karena memang di berbagai akses masuk di perbatasan pun sudah dilakukan penyekatan secara ketat,” kata Agus Winarto seperti dikutip dari Antara di Yogyakarta, Kamis.

kawasan Malioboro di ruas jalan utama dibuka dari pukul 06.00-17.00 WIB sehingga diharapkan lalu lintas di kawasan tersebut bisa mengalir.

Baca Juga: Mardani Ali Sera Kritik Mendagri: Kasus Kekerasan saat PPKM Diperpanjang Jangan Terulang Lagi

Namun ia menegaskan, penyesuaian penyekatan menuju Malioboro tidak ditujukan untuk memberikan akses masuk kepada wisatawan, tetapi untuk memberikan akses yang lebih baik terhadap pergerakan warga lokal. Jalan Malioboro bisa kembali dijadikan sebagai alternatif perlintasan.

“Di sepanjang Jalan Malioboro pun ada beberapa sektor esensial dan kritikal, seperti apotek dan juga restoran yang masih diperbolehkan beroperasi,” katanya.

Sedangkan untuk titik-titik penyekatan lain, Agus menyatakan tidak melakukan perubahan apapun hingga PPKM berakhir pada 25 Juli.

Baca Juga: Sambut Kedatangan Vaksin, Menag: Vaksinasi Sejalan dengan Spirit Beragama

Kegiatan random check terhadap pengguna jalan yang masuk ke Kota Yogyakarta juga tetap dilakukan karena kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan pesan ke masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di Kota Yogyakarta apabila bukan kegiatan esensial, kritikal, atau kegawatdaruratan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X