Jawa-Bali Mayoritas Level 3, Jawa Timur dan Jawa Tengah Tertinggi

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:12 WIB
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM Level  4 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali sesuai dengan kriteria level situasi  pandemi berdasarkan asesmen hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Pembatasan terbaru ini merupakan perpanjangan dari PPKM Darurat yang berlaku 3-20 Juli lalu.

Aturan mengenai PPKM Level 4 tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Aturan baru itu diteken Mendagri Tito Karnavian pada Selasa (20/7) dan berlaku hingga Minggu (25/7).

Baca Juga: Sukseskan RUU PKS, Perlu Penyatuan Persepsi dan Komitmen Semua Pihak

Dari data Inmendagri No 22 tercatat ada 49 daerah Jawa-Bali masuk level 4  yang tesebar di DKI 6, Banten 3, Jawa Barat 12.

Kemudian, Jawa Timur">Jawa Timur 12, Jawa Tengah 13 dan DIY 3. Adapun level 3 tercatat 92 daerah tersebar di Banten 4, Jawa Barat 14, DIY 2, Jawa Tengah 22, Jawa Timur">Jawa Timur 26 dan Bali 7.

PPKM Level 4 Covid-19 juga berlaku di 15 kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali.  Keputusan itu tertuang dalam Inmendagri Nomor 23 Tahun 2021 di mana 15 daerah itu tercatat berstatus level 4 berdasarkan asesmen Kemenkes.

Dari data Inmendagri Jawa-Bali didominasi level 3. Jawa Timur">Jawa Timur terbanyak level 3 (26) disusul Jawa Tengah (22) level 3. Namun level 4 Jawa Tengah (13) sedikit lebih banyak dari Jawa Timur">Jawa Timur (12).

Baca Juga: Krisdayanti Kasih Saran Aurel Hermansyah untuk Jaga Kehamilan, Ini Tujuannya

Sejumlah daerah Jateng yang selama menjadi fokus penangnanan Covid-19 semasa PPKM Darurat masuk level 4 seperti Kota Semarang, Kudus, Rembang dan Kota Surakarta.

Level 4 Jawa Tengah (13), yakni Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Klaten

Kemudian, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Banyumas, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga dan Kota Magelang.

Level 3 Jawa Tengah (22), yakni Wonosobo, Wonogiri, Temanggung, Tegal, Sragen, Semarang, Purworejo, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan, Magelang, Kendal, Karanganyar, Jepara, Demak, Cilacap, Brebes, Boyolali, Blora, Batang, Banjarnegara, Kota Pekalongan.

Level 4 Jawa Timur">Jawa Timur (12) yakni Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Gresik, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, dan Kota Batu.

Level 3 Jawa Timur">Jawa Timur (26), yakni  Tuban, Trenggalek, Situbondo, Sampang, Ponorogo,   Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Magetan, Lumajang, Kediri, Jombang, Jember, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, Bangkalan, Sumenep, Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Kota Pasuruan.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan level Covid-19 mengacu ketentuan dari organisasi kesehatan dunia WHO berdasarkan kapasitas pemeriksaan atau testing hingga keterisian tempat tidur (BOR) untuk menanggulangi laju penularan.

Level 3 artinya ada 50-150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 10-30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2-5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Level 4 artinya ada lebih dari 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peradi Pemalang Luncurkan Pusat Bantuan Hukum Gratis

Minggu, 19 September 2021 | 18:02 WIB

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X