Zona Merah Nasional Meledak Jadi 180, Jawa Timur-Jawa Tengah Kompak Pecah Rekor

- Kamis, 22 Juli 2021 | 09:24 WIB
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. /Pixabay/Dieterich01
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. /Pixabay/Dieterich01

Rekor daerah dengan zona merah tertinggi nasional Jawa Timur (33) yakni, Ponorogo, Kediri, Kota Batu, Madiun, Malang, Mojokerto, Tuban, Sidoarjo, Banyuwangi, Ngawi, Kota Kediri, Lumajang.

Lalu Situbondo, Bojonegoro, Bangkalan, Kota Madiun, Jember, Magetan, Nganjuk, Probolinggo, Kota Surabaya, Trenggalek, Jombang, Blitar, Gresik, Pacitan, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Tulungagung dan Kabupaten Pasuruan.

Adapun 29 zona merah Jawa Tengah, yakni Banjarnegara, Wonogiri, Karangayar, Batang, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Tegal.

Lalu, Banyumas, Kabumen, Sukoharjo, Temanggung, Pemalang, Tegal, Malelang, Boyolali, Pati,  Kendal, Pekalongan, Brebes, Purbalingga, Purorejo., Wonosobo, Sragen, Rembang, Semarang, Cilacap, Klaten dan Jepara.

Sementara lima kabupaten/kota sisanya yang berstatus zona oranye di Jatim yakni Kota Probolinggo, Sumenep, Kota Blitar, Pamekasan dan Sampang.

Adapun enam zona oranye Jateng yakni Kudus, Grobogan, Kota Magelang, Blora, Demak dan Kota Salatiga. Pekan ini zona merah Jateng naik tipis dari 28 menjadi 29 wilayah.    

Selain didominasi zona merah, beberapa provinsi Jawa-Bali lainnya juga memiliki zona oranye.

Jawa Barat enam yakni, Ciamis, Sukabumi, Tasikmalaya, Subang, Purwakerta, dan Pangandaran. Bali ada 4, yakni Gianyar, Bangli, Klungkung dan Karangasem. Lalu, Banten ada Lebak dan DKI ada Kepulauan Seribu

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X