PPKM Darurat Harus Direspon Serius, Puan: 5 Hari ke Depan Masa-masa Krusial

- Kamis, 22 Juli 2021 | 07:00 WIB
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani. (DPR.go.id)
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani. (DPR.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Keputusan perpanjangan PPKM Darurat hingga 25 Juli, yang disampaikan Presiden Joko Widodo harus direspons serius semua pihak.

Mulai dari pemerintah daerah, penegak aturan di lapangan, hingga masyarakat luas yang terkena dampak kebijakan.

“Lima hari ke depan adalah masa-masa krusial yang menentukan apakah Indonesia bisa cepat keluar dari Gelombang Kedua Covid-19 atau tidak,” kata Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/7/2021).

Puan menambahkan, selama lima hari ke depan, penegakan PPKM Darurat justru harus semakin ketat.

Baca Juga: Ini Daftar Usaha yang Diizinkan Buka saat PPKM Level 3-4

“Ibarat ujian sekolah, 5 hari ke depan adalah ujian penting yang harus kita sikapi dengan disiplin belajar yang ketat, supaya mendapat hasil baik setelahnya. Bukan malah kendur,” ujar alumnus Universitas Indonesia ini.

Politisi Fraksi Partai PDI-Perjuangan (F-PDIP) ini menjelaskan, rencana pelonggaran pembatasan sosial pada 26 Juli 2021 jika tren penularan menurun, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, jangan dijadikan alasan aparat pemerintah untuk melonggarkan penegakan aturan PPKM Darurat di lapangan.

“Begitu juga masyarakat, jangan dijadikan alasan untuk megendurkan protokol kesehatan. Jika itu yang terjadi, kondisi penularan pasti akan sangat mengerikan, dan PPKM Darurat selama ini diberlakukan akan berujung sia-sia,” tambah legislator dapil Jawa Tengah V itu.

Baca Juga: Gandeng Rhoma Irama, Menparekraf Kobarkan Semangat Lawan Covid-19

Mantan Menko PMK ini mengatakan, lima hari krusial ke depan ini juga harus disikapi pemerintah dengan menyajikan data-data kasus penularan yang riil dengan memperbanyak jumlah testing dan tracing di lapangan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X