Tabung Oksigen Palsu Beredar Ancaman Bagi Pasien Corona

Red
- Rabu, 21 Juli 2021 | 17:58 WIB
Para pemuda Kota Pekalongan yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Amanah (Gema) dan Dapur Peduli, mengisi ulang tabung oksigen yang dibutuhkan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19, Rabu (21/7). (suaramerdeka/Kuswandi) (Kuswandi)
Para pemuda Kota Pekalongan yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Amanah (Gema) dan Dapur Peduli, mengisi ulang tabung oksigen yang dibutuhkan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19, Rabu (21/7). (suaramerdeka/Kuswandi) (Kuswandi)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Peredaran oksigen palsu di tengah situasi genting Covid-19 menjadi ancaman bagi pasien corona dan para pengguna lainnya.

Apalagi tabung oksigen masih terhitung langka dan mahal akibat melonjaknya pemakaian untuk pasien corona

Sejumlah peternak dan pedagang ikan hias di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mendapati tabung oksigen palsu, dalam proses pengiriman paket ikan hidup ke luar kota.

Baca Juga: Regulasi Penggunaan Obat untuk Kondisi Darurat Diterbitkan, BPOM: Ivermectin Bisa Diajukan

"Kami menyadari oksigen yang kami dapat palsu setelah ikan dalam kantong plastik yang telah diisi udara dari tabung oksigen itu mati, hanya selang beberapa menit setelah pengisian," kata Alipin (35), anggota kelompok peternak Sol Koi di Tulungagung, Kamis 15 Juli 2021, dikutip suaramerdeka.com dari Antara.

Baru dua kantong plastik yang sempat diisi udara dari tabung oksigen palsu. Dalam tempo kurang dari 15 menit, ikan koi di salah satu kantong plastik mati karena kehabisan oksigen.

Beruntung ikan koi di kantong plastik lainnya masih bisa diselamatkan. Alipin dan kawan-kawannya kemudian menguji tabung oksigen yang mereka gunakan saat itu.

Baca Juga: Bersepeda Motor, Pasutri Bagi-Bagi Nasi Bungkus Keliling Kota, Ajak Saling Peduli  

"Kami kemudian menguji tabung hitam yang kami curigai berisi oksigen palsu dengan oksigen asli," katanya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X