Kadin Indonesia Ingin Genjot Vaksinasi Gotong Royong, Arsjad: Kita Beli untuk Pekerja

Red
- Rabu, 21 Juli 2021 | 16:26 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesa periode 2021-2026, Arsjad Rasjid (instagram @kadin.indonesia.official)
Ketua Umum Kadin Indonesa periode 2021-2026, Arsjad Rasjid (instagram @kadin.indonesia.official)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan pengadaan vaksin COVID-19 secara mandiri, dapat mendukung target percepatan vaksinasi nasional.

"Kami ingin menggenjot Vaksinasi Gotong Royong dan kita harap dukungan pemerintah bagaimana ke depannya kita bisa lakukan pengadaan dan Vaksin Gotong Royong sendiri. Karena kita enggak jual, kita beli untuk pekerja kita. Harapannya nanti prosesnya pun bisa kita lakukan sendiri," katanya seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu.

Melalui pengadaan vaksin mandiri, Arsjad mengungkapkan, dana pemerintah untuk program vaksinasi nasional bisa dialihkan untuk penanganan masalah sosial di Tanah Air.

Baca Juga: 30 Persen Warga Jateng Masih Berkerumun, 7 Persen Tidak Patuh Pakai Masker

Selain itu Arsjad menegaskan Vaksinasi Gotong Royong merupakan upaya pengusaha untuk membantu meringankan beban pemerintah untuk program vaksinasi nasional.

Perusahaan melakukan vaksinasi terhadap karyawan, keluarga karyawan, dan pihak terkait, untuk mempercepat vaksinasi nasional sehingga target kekebalan kelompok bisa tercapai.

Kendati demikian, Arsjad mengakui Vaksinasi Gotong Royong memang menghadapi banyak hambatan dalam realisasi di lapangan.

Baca Juga: Vaksin Abdala dari Kuba Disebut Cegah Kematian Akibat Covid-19, WHO: Belum Selesai Uji Klinis

"Vaksinasi Gotong Royong memang banyak hambatan, pertama dari pengadaan vaksin itu sendiri karena kita kompetisi dengan negara-negara lain," ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Peragaan Adegan Protokol Kesehatan

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:47 WIB
X