Vaksin Abdala dari Kuba Disebut Cegah Kematian Akibat Covid-19, WHO: Belum Selesai Uji Klinis

- Rabu, 21 Juli 2021 | 14:59 WIB
Vaksin Berbayar. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (team SMcom04)
Vaksin Berbayar. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (team SMcom04)


JAKARTA, suaramerdeka.com - WHO mengungkapkan ada satu vaksin yang ampuh mencegah kematian akibat Covid-19. Vaksin tersebut disebut dengan Vaksin Abdala, yang diciptakan oleh negara Komunis Kuba.

Sayangnya vaksin tersebut disebut WHO belum menyelesaikan uji klinis atau belum layak digunakan.

Pihak Kuba mengklaim jika Vaksin Abdala 100 persen efektif cegah kematian akibat Covid-19. Seperti dilansir dari Pikiran-Rakyat.com dalam artikel WHO Sebut Vaksin Abdala Buatan Kuba Belum Layak Meski Konon 100 Persen Ampuh Cegah Kematian Akibat Covid-19, mengutip sumber berita 24h.com.vn pada Minggu, 18 Juli 2021.

Hasilnya sangat mencengangkan, uji klinik fase 3 memperlihatkan hasil positif.

Pihak Pusat Rekayasa Genetika dan Bioteknologi (CIGB), Dokter Francisco Hernandez mempublikasi atas capaian Kuba tersebut kepada kantor berita Agencia Cubana de Noticias.

Banyak ahli di negara tersebut mengatakan, senang dengan hasil yang diperlihatkan Vaksin Abdala.

Namun di Kuba sendiri pemakaian Vaksin Abdala tidak untuk semua rakyat. Pemakaian Vaksin Abdala hanya pada keadaan darurat.

Saat ini, Kuba memberlakukan kebijakan menyuntikkan 3 dosis Vaksin Abdala kepada rakyatnya.

Jeda satu kali vaksinasi adalah dua minggu. Pada akhir 16 Juli 2021, sebanyak 3,2 juta orang Kuba telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X