Pemerintah Gunakan Istilah Baru, PPKM Level 1-4, Menkes: Pedoman WHO jadi Acuan

- Rabu, 21 Juli 2021 | 14:31 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Humas Setkab/Agung) (Nugroho Wahyu Utomo)
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Humas Setkab/Agung) (Nugroho Wahyu Utomo)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Sejak pandemi Covid-19 muncul pada awal 2020, pemerintah telah menggunakan berbagai macam istilah terkait pembatasan kegiatan mobilitas warga. Mulai dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB), PPKM, PPKM mikro, PPKM darurat. Hingga akhirnya menggunakan asesmen level.

“Nanti mungkin, jika semua berjalan baik, kami kategorikan menjadi level 1, 2, 3, dan 4. Jadi, kami tidak pakai istilah darurat lagi,” ungkap Luhut dikutip dari Katadata.co.id, Selasa (20/7).

Istilah baru tersebut akan digunakan setelah PPKM darurat berakhir pada 25 Juli 2021.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, PKL Malioboro Belum Boleh Berjualan: Kami Minta Toleransi

Lalu, apa alasan pemerintah menggunakan istilah PPKM level 1 sampai 4? Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut, istilah baru ini mengacu pada pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang terbit pada November 2020 lalu.

Berdasarkan pedoman WHO, level krisis daerah dilihat dari dua faktor. “Satu, laju penularan. Yang kedua, daya respons atau kesiapan kota atau kabupaten,” kata Menkes dalam laman YouTube Sekretariat Presiden pada 1 Juli 2021.

Indikator laju penularan diukur dari tiga level. Di antaranya, jumlah kasus konfirmasi per 100 ribu penduduk, kasus yang ditangani di rumah sakit per 100 ribu penduduk, serta kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Terkait daya respons atau kesiapan daerah, dilihat berdasarkan kapasitas pemeriksaan atau testing pada daerah tersebut. “Juga, kapasitas keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit untuk menanggulangi laju penularan,” ucap Menkes.

Baca Juga: Ahli Setuju PPKM Darurat Diperpanjang

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X