Perpanjangan PPKM Diperlukan Demi Memutus Penyebaran Covid-19

- Rabu, 21 Juli 2021 | 10:35 WIB
PPKM Darurat (foto: pikiran rakyat) (Jati Prihatnomo)
PPKM Darurat (foto: pikiran rakyat) (Jati Prihatnomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021.

Anggota DPR RI Sonny T Danaparamita menyatakan keputusan itu merupakan jalan yang harus ditempuh demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Meskipun ini akan berdampak dan menambah beban masyarakat menjadi lebih berat. Namun, demi terputusnya mata rantai penyebaran Covid-9, hal ini harus kita jalani," ujarnya, Rabu, 21 Juli 2021.

Baca Juga: Percepat Target Vaksinasi, Dianggarkan Rp 1,96 Triliun untuk Vaksinator

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, perpanjangan PPKM Darurat untuk menurunkan penularan Covid-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit.

Sebab, hingga saat ini, rumah sakit di seluruh Indonesia sudah kelebihan kapasitas dalam melaksanakan tugas-tugasnya menangani pasien Covid-19.

"Pemerintah telah mengatakan bahwa meskipun kebijakan ini sangat berat, namun harus dilakukan demi mengurangi penularan dan menurunkan jumlah pasien yang harus ke rumah sakit," katanya.

Baca Juga: Selama PPKM Darurat, Covid-19 RI Justru Catat 2 Rekor Dunia

Terkait dengan berjalannya roda perekonomian dan kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat dalam masa perpanjangan ini pasar tradisional dan para pelaku UMKM masih boleh berjualan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X