Percepat Target Vaksinasi, Dianggarkan Rp 1,96 Triliun untuk Vaksinator

- Rabu, 21 Juli 2021 | 10:12 WIB
ilustrasi  vaksinasi Covid-19./Foto: Kemenkes RI
ilustrasi vaksinasi Covid-19./Foto: Kemenkes RI

JAKARTA, suaramerdeka.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Presiden Joko Widodo meminta kepada TNI-Polri dan bidan BKKBN untuk membantu pelaksanaan vaksinasi supaya bisa terkejar target 2 juta atau bahkan 3 juta per hari.

Target untuk TNI-Polri adalah 30 juta orang dan target kepada bidan adalah 37 juta orang. Alokasi anggaran untuk tenaga-tenaga yang melakukan vaksinasi atau vaksinator Rp 1,96 triliun.

Untuk anggaran vaksinasi diberikan Rp 57,84 triliun. Untuk anggaran pengadaan vaksin ada Rp 47,6 triliun dan anggaran untuk pelaksanaan vaksinasi di daerah ada Rp 6,5 triliun yang ini sebetulnya masuk di APBD.

Baca Juga: Pedagang Pasar Pon Mulai Tempati Bedeng Sementara di Lapangan Rejasari

‘’Ini nanti yang akan kita intercept untuk bisa kita alihkan ke program vaksinasi TNI-Polri dan kepada BKKBN yang bidan-bidannya akan melakukan vaksinasi. Dimobilisasi untuk menyelenggarakan vaksinasi mencapai target diatas 2 juta per hari,” kata Menkeu.

Pada pelaksanaan program penebalan PPKM Mikro, membutuhkan lebih banyak personel untuk menjaga masyarakat, memberikan edukasi, dan membantu masyarakat.

Menkeu mengatakan akan ditambahkan anggaran sebesar Rp 790 miliar bagi TNI dan Polri dalam melaksanakan tugasnya membantu aparat di daerah mengimplementasikan kebijakan PPKM Mikro.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Varian Delta di AS Melonjak, Sumbang 83 Persen Kasus Infeksi

Saat ini Pemerintah juga sedang berupaya menambah jumlah suplai oksigen. Untuk itu Pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 370 miliar untuk pengadaan suplai oksigen baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Sementara itu, untuk anggaran insentif perpajakan dialokasikan sebesar Rp 20,85 triliun. Insentif ini diberikan dalam bentuk pembebasan pajak atau pajak yang ditanggung pemerintah untuk vaksin dan alat kesehatan.

Terakhir, kata Menkeu, untuk anggaran penanganan kesehatan lainnya seperti testing, tracing, dukungan gugus tugas dan penanganan kesehatan di daerah dialokasikan sebesar Rp 45,93 triliun.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Atlet Program Semarang Emas Jalani Tes Fisik

Minggu, 28 November 2021 | 13:41 WIB

Banjir Bandang di Garut, 21 Rumah Rusak

Minggu, 28 November 2021 | 08:42 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X