Kasus Menurun Tak Jamin Penularan Virus Corona Melandai, PPKM Darurat Perlu Dievaluasi

Red
- Selasa, 20 Juli 2021 | 19:28 WIB
BATASI MOBILITAS : Personel Polres Rembang selama PPKM Darurat terus melakukan penyekatan kepada sejumlah pengendara untuk membatasi mobilitas dengan harapan bisa mencegah menekan kasus Covid-19. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
BATASI MOBILITAS : Personel Polres Rembang selama PPKM Darurat terus melakukan penyekatan kepada sejumlah pengendara untuk membatasi mobilitas dengan harapan bisa mencegah menekan kasus Covid-19. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)




JAKARTA, suaramerdeka.com - Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono mengatakan penularan Covid-19 masih meningkat di luar Jawa dan Bali. Oleh karenanya, penurunan tambahan kasus tidak mencerminkan landainya penularan virus corona.

Untuk itu, ia mengusulkan pemerintah untuk mengevaluasi PPKM darurat. Evaluasi dapat dilakukan setiap minggu serta diperpanjang setiap dua minggu.

"Saat ini monitor dan evaluasinya belum ada. Ini pencegahannya lemah," katanya, seperti dikutip dari Katadata.co.id, Selasa 20 Juli 2021.

Baca Juga: Hewan Kurban yang Diterima RPH Kota Semarang Meningkat

Selain itu, pemerintah perlu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menekan penularan. Sebab, partisipasi masyarakat saat ini masih rendah.

"Yang penting implementasi PPKM darurat. Itu menjadi kunci perbaikan pandemi," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 mengalami tren penurunan pada empat hari belakangan. Dari data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus positif hari ini (19/7) bertambah 34.257 orang.

Baca Juga: Sekitar 80 Ribu Pasien Covid-19 Lakukan Isoman, Pemrov Minta Bantuan Obat Gratis

Adapun pada Minggu (18/7) lonjakan kasus Covid-19 mencapai 44.721 kasus. Mundur satu hari ke belakang, jumlah pasien baru corona sebanyak 51.952 kasus.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X