Epidemiolog Prediksi Kasus Naik Akhir Juli, Usulkan Tes Covid-19 per Hari 1 Juta Jiwa

Red
- Selasa, 20 Juli 2021 | 19:15 WIB
Tenaga kesehatan melalukan tes swab Antigen/ (suaramerdeka.com/Cu Cahya)
Tenaga kesehatan melalukan tes swab Antigen/ (suaramerdeka.com/Cu Cahya)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Anjloknya jumlah tes Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, serta beban fasilitas kesehatan yang masih tinggi, maka perlu adanya peningkatan tes Covid-19 hingga 1 juta per hari.

Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman mengungkapkan, setidaknya dalam satu hingga dua minggu, tes Covid-19 bisa dilakukan.

"Setidaknya coba dalam satu minggu atau dua minggu lakukan testing satu juta sehari," kata Dicky dikutip dari Katadata.co.id, Senin (19/7).

Selain itu, menurutnya PPKM darurat berpotensi diperpanjang lantaran masih tingginya angka kematian akibat Covid-19. Meskipun, dalam beberapa hari terakhir angka kasus baru menunjukkan pelambatan.

Baca Juga: Menpan RB Apresiasi Reformasi Birokrasi Kejaksaan RI

"Penurunan kasus itu terjadi di tengah penurunan jumlah testing dan tes positivity rate yang meningkat," kata Dicky.

Dengan situasi tersebut, penurunan tambahan kasus harian tidak mencerminkan perlambatan Covid-19 di lapangan. Bahkan, hal tersebut menunjukkan banyaknya kasus virus corona yang tidak terdeteksi di masyarakat.

Dicky pun memperkirakan, kasus Covid-19 akan terus meningkat antara akhir Juli hingga awal Agustus. Untuk itu, pemerintah perlu merespons situasi tersebut dengan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19.

Terlebih, sebanyak 80% dari kasus Covid-19 berada di rumah dan masyarakat. "Jadi kasusnya harus ditemukan dan lakukan isolasi karantina," ujar dia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X