Diresmikan, RSPJ Ekstensi Arafah Siap Layani Pasien Covid-19

- Selasa, 20 Juli 2021 | 17:30 WIB
Menteri Agama, Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan Saat mersmikan RSPJ Ekstensi Arafah Asrama Haji (Kemenag)
Menteri Agama, Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan Saat mersmikan RSPJ Ekstensi Arafah Asrama Haji (Kemenag)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Arafah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (19/7/2021). Dengan peresmian ini, maka RSPJ Ekstensi Arafah siap melayani pasien covid-19.

RSPJ Ekstensi menempati gedung Arafah yang berada di komplek Asrama Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede. Dalam gedung empat lantai tersebut, pemerintah menyediakan 150 bed rawat isolasi Covid-19.

Terbagi menjadi ruang instalasi gawat darurat (IGD) sebanyak 30 bed dan ruang rawat sebanyak 120 bed.

Baca Juga: Insyaallah Sautan Suara Takbir Buka Pintu Langit, Semoga Bangsa Ini Terbebas Pandemi Corona

Ruang IGD yang berada di lantai dasar, terdiri dari 24 bed ICU dan 6 bed non-ICU. Sementara, ruang rawat yang berada di lantai 2, 3, dan 4 gedung Arafah ini memiliki 15 bed HCU dan 105 bed ICU.

RSPJ ekstensi juga dilengkapi dengan 74 unit mesin ventilato, 50 unit High Flow Nasal Canul (HFNC) dan 124 alat bantu pernapasan. Fasilitas medis seperti oksigen sentral, negative pressure dengan hepafilter, Radiologi CT Scan, X Ray serta laboratorium klinik pun tersedia dalam rumah sakit ini.

Menag Yaqut menuturkan, keberadaan RSPJ Ekstensi Arafah ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak untuk saling bahu membahu menangani pandemi covid-19. Ia menyampaikan, kebersamaan ini harus menjadi kekuatan agar bangsa Indonesia dapat melewati pandemi covid-19 dengan baik.

Menag juga mengatakan bahwa Covid 19 adalah ujian sekaligus cara Tuhan untuk menjadikan bangsa Indonesia agar lebih besar dan kuat.

"Tidak ada sebuah bangsa yang tumbuh tanpa melewati berbagai ujian. Tugas kita adalah bagaimana mengkonversi ujian dan tantangan itu menjadi sebuah peluang yang akan menerbangkan sayap garuda terbang semakin tinggi," tutur Menag.

"Kita pernah diuji dengan berbagai cobaan dan permasalahan kebangsaan, Penjajahan, bencana alam besar seperti Tsunami Aceh dan lainnya pernah kita rasakan bersama, namun semua itu berhasil kita llaui dengan baik," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: Kemenag

Tags

Terkini

Presiden Minta Jaga Kelestarian Penyu

Jumat, 24 September 2021 | 01:20 WIB

PTM Tak Akan Disetop

Jumat, 24 September 2021 | 01:10 WIB

Membudidayakan Klanceng agar Sejahtera

Jumat, 24 September 2021 | 01:00 WIB

Jokowi Tidak Ingin Ada Konflik Agraria di Banyak Daerah

Kamis, 23 September 2021 | 13:20 WIB
X