Tsamara: Jumlah Kematian Tidak Boleh Dipandang Sebatas Angka Statistik

- Selasa, 20 Juli 2021 | 12:57 WIB
Tsamara Amany (suaramerdeka.com/Hari Santoso)  (Nugroho Wahyu Utomo)
Tsamara Amany (suaramerdeka.com/Hari Santoso) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany mengatakan, bahwa jumlah kematian akibat covid-19 tidak boleh dipandang sebatas angka statistik.

Hal itu disampaikan Tsamara di akun twitternya, menanggapi ada masyarakat yang menilai jumlah kematian akibat covid-19 sebatas angka statistik.

Status Tsamara di twitter. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo) (Nugroho Wahyu Utomo)

"Kematian tidak boleh direduksi sebagai statistik. Setiap angka adalah nyawa. Nyawa seorang kakak, adik, Ibu, bapak, nenek, kakek," tulis Tsamara, di akun twitter @TsamaraDKI.

Baca Juga: Program Perlindungan Sosial dari Pemerintah Pada Masa Pandemi Covid-19 Berkontribusi Turunkan Angka Kemiskinan

Ditambahkannya, apabila jumlah kematian hanya dipadang pada sisi statistik, maka sisi kemanusiaan dan empati orang tersebut telah hilang.

Tsamara juga menjelaskan, bahwa statistik tidak dapat menunjukkan penderitaan seseorang.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X