Menko Mahfud MD Imbau Shalat Iduladha di Rumah: Kita Rayakan Sesuai Situasi Covid-19

- Senin, 19 Juli 2021 | 14:40 WIB
Mahfud MD. (suaramerdeka.com / dok)
Mahfud MD. (suaramerdeka.com / dok)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengimbau masyarakat untuk melaksanakan shalat Iduladha di rumah masing-masing dan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu disampaikan jelang pelaksanaan shalat Iduladha 1442 Hijriah, pada Selasa (20/7).

"Mari kita rayakan sesuai situasi dan kondisi, yaitu situasi COVID-19, oleh sebab itu kita tidak melakukan kerumunan. Sebaiknya shalat dilakukan di rumah masing-masing sebagaimana fatwa lembaga keagamaan. Penyembelihan kurban dilakukan dengan protokol kesehatan agar menjaga diri kita dan orang lain," kata Mahfud MD, Senin (19/7).

Imbauan ini dikeluarkan Menko Polhukam sebagai Koordinator Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Penanganan Pandemi Virus Corona sebagaimana diatur dalam Inpres No. 6/2020 tentang Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Penanganan COVID-19.

Baca Juga: Lucu-lucuan dalam Getir PPKM

Terkait hal ini Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada hari Minggu (18/7) telah bertemu MUI dan sejumlah ormas Islam dan sepakat imbau masyarakat bahwa pelaksanaan salat Idul Adha dilaksanakan di rumah, takbiran digelar secara virtual, dan penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan.

“Ritual menyembelih kurban ada aspek spiritual dalam rangka taqorrub, mendekat kepada Allah. Karena itu kalau kondisi membatasi kita berkerumun, mari kita taqorrub, berkurban untuk mendekat kepada Allah agar diberi bimbingan, diberi kesehatan, dan dihindari dari COVID," imbuhnya.

Sebelumnya pada Jumat (16/7) Menko Polhukam telah bertemu dengan sejumlah tokoh agama secara daring.

Dalam pertemuan itu Menko mengajak lembaga-lembaga keagamaan dan tokoh agama berperan aktif bersama pemerintah dalam menangani pandemi.

Menurut dia, ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam kampanye melawan pandemi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Kata Santri, Begini Pendapat Cak Nur

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:18 WIB

Kemenpora Lunasi Tunggakan LADI ke Laboratorium Qatar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun Kembali Diperbolehkan Naik KA

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:33 WIB
X