514 Kabupaten-Kota dan 34 Provinsi Siap Pilkada Serentak, Diawali Pilpres dan Legislatif

- Minggu, 4 September 2022 | 13:43 WIB
Rektor Uwahas Prof Dr Mudzakir Ali membuka Seminar Nasional Politik dan Hubungan Internasional (Senas Polhi) 4 di Kampus FISIP Unwahas Semarang, kemarin. (suaramerdeka.com/Agus Fathuddin Yusuf)
Rektor Uwahas Prof Dr Mudzakir Ali membuka Seminar Nasional Politik dan Hubungan Internasional (Senas Polhi) 4 di Kampus FISIP Unwahas Semarang, kemarin. (suaramerdeka.com/Agus Fathuddin Yusuf)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Ketua Komisi II DPR RI Dr Ahmad Doli Kurnia Tanjung SSi MT mengatakan sebanyak 514 Kabupaten Kota dan 34 Provinsi se-Indonesia siap melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 20 November 2024.

Sebelumnya pada 14 Februrari 2024 akan diawali dengan Pemilu Presiden dan Legislatif.

‘’DPR terus memetakan berbagai persoalan pemilu agar menghasilkan perangkat negara yang lebih baik lima tahun ke depan. Menjadi pemilu yang lebih berkualitas dibanding pemilu-pemilu sebelumnya,’’ kata Doli.

Baca Juga: Bahagia Sekali 7 Zodiak Ini, Menjadi Beruntung, Rezeki dan Cuan Datang Menyusul, Bagai Mendapat Warisan

Dia mengatakan hal itu ketika menjadi pembicara kunci Seminar Nasional Politik dan Hubungan Internasional (Senas Polhi) 4 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, kemarin.

Ketua Panitia Dr Ali Martin menjelaskan, Senas Polhi bertema Demokrasi dan Pemilu 2024 menghadirkan pembicara Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Katjung Maridjan dan Dodi Ambardi dari Fisipol UGM Yogyakarta.

Senas Polhi juga menghadirkan 27 call paper dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Baca Juga: Gembira Sekali 8 Zodiak Ini, Dibuntuti Keberuntungan, Rezeki, dan Cuan, Bisa Bikin Saldo Tabungan Membengkak

Dekan FISIP Unwahas Dr Agus Riyanto mengatakan, seminar diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Ke-22 membahas berbagai persoalan menjelang Pemilu 24 seperti arah koalisi, politik identitas, tatanan politik pascaCovid-19 dan berbagai kegaduhan yang muncul sebelum diadakannya pesta demokrasi.

Rektor Unwahas Semarang Prof Dr Mudzakir Ali ketika membuka seminar mengatakan, urusan demokrasi dan pemilu menjadi tanggungjawab bangsa Indonesia.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X