Pakar: Kenaikan Angka Testing Covid-19 Bagus untuk Mitigasi Risiko

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 13:23 WIB
tes covid-19. (foto: pikiran rakyat) (team SM04)
tes covid-19. (foto: pikiran rakyat) (team SM04)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) dokter Hermawan Saputra menyebutkan, bahwa kenaikan jumlah angka testing covid-19 bagus untuk mitigasi risiko.

Tujuannya agar bisa memiliki perencanaan yang lebih baik untuk mempercepat penanganan dan menghindari kematian yang lebih besar.

Oleh sebab itu dokter Hermawan meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan kenaikan angka kasus covid-19 yang sampai memecahkan rekor.

Baca Juga: Luhut Apresiasi Pengusaha yang Kompak Beri Bantuan Penanganan Covid-19 Tanpa Banyak Komentar

Selain itu dokter Hermawan juga memandang wajar terjadi peningkatan kasus covid-19 akhir-akhir ini berdasarkan dari testing dan seiring dengan meningkatnya kapasitas testing.

“Jadi sekarang kasus aktif kita berdasarkan data ada 480.000 lebih dan kasus suspeknya lebih dari 200.000. Jadi kurang lebih ada 680.000 yang jumlahnya probable to case sebenarnya," kata dokter Hermawan, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, Sabtu, 17 Juli 2021.

Ditambahkannya, bahwa selama ini pola pemeriksaan testing rendah karena sifatnya yang masif-pasif.

Baca Juga: Prof Zubairi Djorban: Cuma Pasien Covid-19 dengan Hasil Rontgen Paru-paru Normal yang Bisa Isoman

Testing dilakukan kepada orang yang sudah di rumah sakit, atau orang sudah ada di faskes lain seperti klinik, puskesmas, atau balai pengobatan.

Padahal yang diperlukan sebenarnya dalam perspektif epidemiologi itu yang disebut active case finding.

"Yaitu upaya dengan cepat di hulu harus terus meningkatkan pada populasi-populasi yang memang beresiko sekali karena adanya angka-angka yang sudah terjadi indikasi massive transmission atau local transmission di lapangan," tambahnya.

Seperti diketahui, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dokter Siti Nadia Tarmizi menyebutkan bahwa kenaikan angka kasus covid-19 saat ini adalah salah satu dampak dari usaha pemerintah menaikkan angka testing harian.

“Jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya, positivity rate menurun dan ini sejalan dengan jumlah testing yang dilakukan. Jumlah orang yang dilakukan tes sudah sampai 182.000 orang. Di sisi lain tentunya dilihat kasus sembuh sebanyak 19.000. Ini juga naik dibandingkan sehari sebelumnya,” ujar dokter Siti Nadia Tarmizi.


Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X