Prof Zubairi Djorban: Cuma Pasien Covid-19 dengan Hasil Rontgen Paru-paru Normal yang Bisa Isoman

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 12:29 WIB
Pasien OTG diminta untuk Isolasi Mandiri di Rumah. SM/Covid19.go.id (Team smcom4)
Pasien OTG diminta untuk Isolasi Mandiri di Rumah. SM/Covid19.go.id (Team smcom4)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesior Zubairi Djoerban mengatakan, cuma pasien covid-19 dengan hasil rontgen paru-paru normal dan saturasi oksigen tidak drop yang bisa isolasi mandiri (isoman).

Untuk itu, Zubairi Djoerban menekankan tidak 100 persen pasien Covid-10 boleh melakukan isoman di rumah begitu saja.

Prof Zubairi Djorban mengatakan hal itu menanggapi pertanyaan, maraknya pasien covid-19 meninggal dunia saat menjalani isoman.

Baca Juga: Kebutuhan Perawatan Pasien Covid-19 Meningkat Jadi 2.000 Ton Per Hari, Begini Penjelasan Menkes

“Jawaban saya clear. Karena banyak pasien dengan keluhan berat tidak bisa masuk ke rumah sakit. Artinya, tidak 100 persen pasien Covid-19 itu sebenarnya boleh isoman begitu saja,” kata Zubairi Djoerban, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, Sabtu, 17 Juli 2021.

Lantas, Prof Zubairi Djorban sangat menganjurkan kepada pasien Covid-19 untuk mengecek kondisi paru-paru dalam keadaan normal atau tidak.

Nantinya jika hasil rontgen mendapati adanya gejala pneumonia maka tentunya pasien harus mendapatkan perawatan yang intensif dan berbeda dengan pasien isoman.

Baca Juga: Ledakan Covid-19 Varian Delta di Indonesia Picu Vaksinasi Berbayar, Simak Penjelasan Mahfud MD

Seperti diketahui, jumlah pasien covid-19 yang meninggal ada juga pasien tengah melakukan isoman.

Berdasarkan data dari LaporCovid-19 terdapat 547 kasus kematian akibat covid-19 saat pasien melakukan isoman di rumah.





Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X