Satgas Peringatkan 20 Provinsi, Wiku: Posko Covid-19 di Bawah 10 Persen

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 11:00 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan keberadaan Satgas dan Posko Covid-19 menjadi salah satu langkah penting dalam upaya penanganan Covid-19.

Untuk Pemerintah meminta daerah memastikan keberadaan satgas dan posko tersebut di tiap-tiap daerah.

"Satgas atau Posko di tingkat Desa/Kelurahan dan RT/RW menjadi unsur penting sebagai garda terdepan yang membantu warga suspek Covid-19 dan keluarganya. Masih lebih dari 20 provinsi yang poskonya di bawah 10 persen, mohon diperhatikan dan saya minta di minggu depan sudah ada penambahan posko terbentuk," tegas Wiku.

Untuk itu, dia meminta pemerintah daerah dapat benar-benar memahami urgensi posko di tingkat Desa/Kelurahan.

Baca Juga: ASN Kemenag di Zona Merah dan Oranye Tak Boleh Jadi Khatib atau Imam Shalat Ied

Posko harus memastikan RT/RW di wilayah kerjanya mencatat dan memantau warganya yang melakukan isolasi mandiri.

Kemudian, berkoordinasi dengan puskesmas dalam tracing dan testing untuk kontak erat, dan rujukan warga ke tempat isolasi terpusat atau rumah sakit.

Menurut Prof Wiku, posko bertanggung jawab dalam koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pembatasan mobilitas yang lebih ketat lagi, mengingat masih tingginya mobilitas pada wilayah yang lebih kecil.

Baca Juga: Pendanaan Vaksinasi Gotong Royong Tak Berasal dari APBN, Ini Penjelasan Wamen BUMN

Dia mengakui, keadaan saat ini sedang tidak baik-baik saja sehingga meminta masyarakat tetap waspada tanpa merasa takut secara berlebihan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LRT Kecelakaan di Cibubur, Diduga Human Error

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:52 WIB
X