Masyarakat Diimbau Tak Mudik Saat Idul Adha, Menag: Mudah-mudahan Bisa Diterima

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 09:36 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk mendoakan yang wafat karena Covid-19 lewat Hening Cipta Indonesia. (suaramerdeka.com / dok)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk mendoakan yang wafat karena Covid-19 lewat Hening Cipta Indonesia. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Masyarakat diminta tetap membatasi mobilitas dan tidak mudik pada momen Idul Adha tahun 2021, sebagai upaya mengurangi laju penularan Covid-19.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut, Kementerian Agama (Kemenag) akan berkoordinasi dengan ormas Islam yang ada di Tanah Air.

“Kementerian Agama akan segera berkoordinasi dengan ormas-ormas Islam; NU, Muhammadiyah, MUI, dan ormas Islam yang lainnya, untuk bersama-sama mengimbau kepada masyarakat tidak melakukan mudik Idul Adha, karena kami tahu mudik ini akan memicu penyebaran virus Covid-19 ini. Mudah-mudahan ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Vaksinasi Gotong Royong, Upaya Kadin Indonesia Bangkitkan Ekonomi Indonesia

Lebih lanjut Yaqut menyampaikan, sebagai pedoman dalam pelaksanaan Idul Adha dan kurban di masa pandemi, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran Menag Nomor 17 Tahun 2021.

“Saya ingin mengingatkan kepada umat Islam khususnya, yang sebentar lagi akan menyelenggarakan peringatan Iduladha. Kementerian Agama sudah menerbitkan peraturan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 terkait pelaksanaan Idul Adha,” ujarnya.

Dalam SE itu, kata Menag, ada tiga poin pokok yang diatur. Pertama, kegiatan peribadatan di rumah ibadah semua agama yang berada pada wilayah Zona PPKM Darurat ditiadakan sementara.

Baca Juga: Pengajuan Bantuan Air di Cilacap Nihil, Ada Hujan di Musim Kemarau

Kedua, penyelenggaraan malam takbiran di masjid/musala, takbir keliling, serta penyelenggaraan Shalat Idul Adha di masjid/musala yang berada pada wilayah Zona PPKM Darurat ditiadakan sementara.

Ketiga, mengatur petunjuk teknis pelaksanaan kurban yang sesuai dengan syariat Islam dan penerapan protokol kesehatan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X