Syarat Perjalanan Makin Ketat, DPP Organda Tagih Janji ke Pemerintah

- Jumat, 16 Juli 2021 | 13:20 WIB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organda Adrianto Djokosoetono. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organda Adrianto Djokosoetono. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat bakal menekan pendapatan usaha angkutan jalan karena semakin ketatnya syarat perjalanan yang diberlakukan di Jawa, Bali dan penyekatan jalan dalam kota dan provinsi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organda Adrianto Djokosoetono menilai pengetatan syarat perjalanan bakal menurunkan mobilitas masyarakat yang pada akhirnya  menekan cash flow pengusaha perjalanan.

“Tidak dapat dihindari dampak kepada mobilitas masyarakat berarti menurunnya kembali pendapatan usaha, termasuk angkutan di jalan,” kata dia.

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Diputar Balik di Exit Tol Gandulan Pemalang

Tidak dapat dipungkiri untuk  perjalanan jarak jauh dari/menuju Jawa dan Bali harus menunjukkan kartu vaksin, minimal dosis pertama.

Khusus Angkutan Kota dan Provinsi (AKAP) kembali terpuruk akibat berbagai titik penyekatan terus diperluas untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah (Jateng) akan melakukan penutupan terhadap 27 pintu Tol Exit, mulai tanggal 16 Juli hingga 22 Juli 2021.  

Di mana seluruh akses masuk Jawa Tengah ditutup termasuk exit tol di 27 pintu  total mulai hari Jumat tanggal 16 sampai dengan tanggal 22 Juli.

Baca Juga: Ajukan Pinjol untuk Biaya Pendidikan Anak? Bisa, Yuk! Simak Tipsnya

Menyikapi berbagai masalah di atas DPP Organda mengingatkan kembali soal realisasi bantuan dan insentif bagi dunia usaha yang pernah dijanjikan pemerintah lewat Menko Perekonomian beberapa waktu lalu dengan harapan pengusaha transportasi mendapat pinjaman baru (refinancing) dengan bunga murah setelah kebijakan relaksasi cicilan utang berakhir

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB
X