Ledakan Covid-19 Indonesia, Evakuasi Warga, Jepang Tambah 2 Pesawat

Red
- Kamis, 15 Juli 2021 | 19:57 WIB
Kedatangan Vaksin Covid-19 produksi Astrazeneca, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (7/1/2021) sore. (BPMI Setpres/Kris)
Kedatangan Vaksin Covid-19 produksi Astrazeneca, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (7/1/2021) sore. (BPMI Setpres/Kris)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Melonjaknya kasus covid-19 di Indonesia memaksa Pemerintah Jepang menyiapkan dua maskapai penerbangan tambahan untuk mengevakuasi warga dari Indonesia.

Langkah tersebut diungkapkan oleh Kantor Kedutaan Jepang .

"Saat ini dua maskapai penerbangan Jepang sedang mengupayakan penerbangan tambahan di luar jadwal reguler dari Bandara Soekarno-Hatta ke Narita Airport," ujar kantor Kedutaan Jepang di Jakarta dalam keterangan resminya, Kamis (15/7).

Pemerintah Jepang, bersama dengan pihak swasta Jepang akan mengambil tindakan untuk mengantisipasi kesulitan mendapatkan penerbangan yang dialami warga Jepang di Indonesia.

Baca Juga: Menghadap Pangdam IV, Hendi Dapat Alokasi Vaksin TNI untuk Kota Semarang

Mereka sebisa mungkin melindungi warganya yang ingin kembali ke Jepang dalam waktu dekat.

Meski demikian, jadwal untuk penerbangan tambahan belum dapat ditentukan hingga saat ini.

Menurut pernyataan itu, Kedutaan Jepang tengah menyelenggarakan survei untuk mengetahui jumlah warga Jepang yang ingin pulang. Hal itu ditempuh agar dapat memberikan informasi yang pasti kepada kedua maskapai serta mempersiapkan kedatangan mereka di Negeri Sakura.

Sementara di Jepang, pemerintah sedang mempersiapkan program vaksinasi bagi penduduknya yang berada di luar negeri. Terutama bagi mereka yang belum menerima vaksin di tempat tinggalnya.

Program yang akan dimulai 1 Agustus itu, diperkirakan akan meningkatkan jumlah reservasi penerbangan dari Indonesia ke Jepang.

Sebelumnya, Jepang telah mengevakuasi warganya dari Indonesia menggunakan pesawat khusus pada Rabu (14/7) pagi.

Baca Juga: Vaksinasi Gotong Royong, Menaker: Sangat Penting bagi Pekerja di Sektor Esensial dan Kritikal

"Untuk melindungi warga negara Jepang, kami telah memutuskan untuk mengambil tindakan, sehingga orang Jepang yang ingin pulang dapat kembali ke Jepang sesegera mungkin, dan sebanyak mungkin orang," kata Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato, Selasa (13/7) seperti dikutip dari Nikkei Asia.

Awal Juli lalu, lima warga Jepang yang tinggal di Indonesia meninggal akibat infeksi Covid-19. Mereka adalah pegawai perwakilan perusahaan Jepang di Indonesia, demikian mengutip NHK.

Kasus Covid di Indonesia terus melonjak selama beberapa hari ini. Pada Rabu (14/7) saja jumlah kasus harian mencapai 54.517, sementara yang meninggal 991 jiwa.

Secara kumulatif, keseluruhan kasus Covid-19 di Indonesia sejak awal pandemi mencapai 2.670.046, dan angka kematian sebanyak 69.210.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X