Bersandar di Pantai Losari Makassar, KM Umsini Disiapkan untuk Tempat Isolasi Mandiri

- Kamis, 15 Juli 2021 | 18:58 WIB
Foto Dokumentasi Kemenhub
Foto Dokumentasi Kemenhub

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan kapal Pelni KM Umsini untuk tempat isolasi mandiri menyusul tingginya angka kasus positif Covid-19 dan terbatasnya ruang perawatan di Makassar.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo mengatakan, penyediaan KM Umsini ini merupakan tindak lanjut dari usulan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Nantinya kapal Pelni KM Umsini sebagai tempat isolasi mandiri para pasien penderita Covid-19 yang bergejala ringan. KM Umsini sekarang bersandar di Pantai Losari. Lokasi tersebut dipilih guna memudahkan pihak Pemkot Makassar melakukan pengawasan dan pendistribusian makanan dan obat-obatan.

Baca Juga: Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Tembus 70.000, Jawa Tengah Sumbang Kasus Teringgi 239 Orang

Kemenhub telah memberikan izin dan telah berkoordinasi kepada Pelni terkait dengan penyediaan kapal. Selanjutnya, terkait operasional isolasi dan penyediaan nakes akan dikoordinasikan oleh Pemda setempat.

"Kapal KM Umsini saat ini tengah berhenti beroperasi sementara waktu (port stay) karena adanya PPKM Darurat, memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 1.995 unit. Untuk pelaksanaan isolasi mandiri ini, maka digunakan maksimal 50 persen dari kapasitas total yaitu sebanyak 868 unit dengan 68 unit di antaranya untuk nakes," katanya, Kamis 15 Juli 2021.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Dirlala), Capt Antoni Arif Priyadi menyebutkan penyediaan kapal untuk isolasi apung ini masih dalam tahap persiapan. Adapun beberapa aspek yang tengah disiapkan untuk isolasi apung ini salah satunya adalah penetapan status kapal sebagai tempat isolasi mandiri oleh Ditjen P2P Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Matang Jelang Penutupan Exit Tol, Kapolda Jateng: Kendaraan Angkut Sembako Boleh Melintas

Adapun fasilitas isolasi apung terdiri dari tempat tidur, crew kapal, alat kesehatan, APD untuk crew kapal, tenaga kesehatan, tenaga keamanan, konsumsi dan penanganan limbah medis.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X